Jumat, 16 November 2018

Bawa Dua Bukti, Dewi Perssik Yakin Tidak Bersalah Terobos Busway

Reporter:
Editor:

Wahyu Dhyatmika

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedangdut Dewi Perssik mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, 10 Januari 2018. Sempat terdengar suara makian dari dalam mobil yang dikendarai mobil Jaguar. Karena Harry tidak terima mendapat makian itu, akhirnya dia melaporkan ke Polda Metro Jaya. TEMPO/Ilham Fikri

    Pedangdut Dewi Perssik mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, 10 Januari 2018. Sempat terdengar suara makian dari dalam mobil yang dikendarai mobil Jaguar. Karena Harry tidak terima mendapat makian itu, akhirnya dia melaporkan ke Polda Metro Jaya. TEMPO/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara Dewi Perssik, Maha Awan Buana, yakin kliennya tidak bersalah dalam kasus ancaman dan penghinaan terhadap petugas Transjakarta Harry Maulana. Untuk membuktikannya, dia mengklaim telah menenteng dua buah bukti yang akan disampaikan pada penyidik polisi.

    Bukti pertama, kata Buana, menunjukkan bahwa Dewi dan suaminya, Angga Wijaya, sejak awal berada dalam pengalaman polisi pada insiden terobos jalur busway beberapa waktu lalu. "Kami bawa bukti dari Dirlantas Polda Metro Jaya bahwa Angga dan Dewi ini dikawal dan diberikan diskresi oleh kepolisian untuk melewati jalur busway," kata Buana di Kantor Kepolisian Polda Metro Jakarta Raya, Rabu, 10 Januari 2018.

    Bukti kedua yang mereka bawa, kata Buana, adalah sebuah video yang menunjukkan bahwa justru petugas busway bernama Harry-lah yang diduga justru melakukan makian pertama kepada pasangan selebritis itu.

    Baca Juga: Suami Dewi Perssik Sebarkan Video soal Insiden Cekcok dengan Petugas Busway

    Penjelasan pengacara penyanyi dangdut Dewi Perssik dan suaminya, Angga Wijaya, ini disampaikan usai mereka mendatangi Kantor Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya, Rabu malam, 10 Januari 2018 sekitar pukul 20.00 WIB. Dewi datang mengenakan kaos berwarna ungu dan celana jeans, sementara Angga Wijaya mengenakan kaos belang-belang putih-hitam dan celana jeans.

    Pengacara Dewi Perssik dalam kasus ini, Maha Awan Buana, menegaskan bahwa kliennya sudah diperiksa polisi terkait ada tidaknya keterlibatan mereka dalam insiden ancaman dan penghinaan terhadap petugas Transjakarta Harry Maulana. "Kami datang untuk klarifikasi berkas penyelidikan yang kemarin ya," ujar Buana.

    Sementara Dewi Perssik berujar kedatangannya itu untuk memenuhi tanggungjawabnya sebagai warga negara Indonesia. Selain itu kedatangannya itu juga untuk membela diri. "Saya punya hak untuk membela diri saya bahwa kami berdua tidak melakukan pelanggaran."

    Baca Juga: Polisi Akui Mobil Dewi Perssik Sebenarnya Dikawal Petugas

    Kasus cekcok antara Dewi dan karyawan Transjakarta itu bermula saat Harry bertugas sebagai petugas buka-tutup palang pintu jalan khusus Transjakarta pada 24 November 2017 di jalur busway di Pejaten, Jakarta Selatan.

    Dalam peristiwa itu, pengemudi Jaguar, Angga Wijaya, memaksa masuk ke jalur khusus bus Transjakarta. Harry menghalangi dan meminta Jaguar masuk jalur reguler. Namun, dari dalam Jaguar terdengar suara makian.

    Harry menghampiri mobil Jaguar itu, lalu menjelaskan bahwa jalur tersebut tidak boleh dilalui kendaraan pribadi. Namun, si pengemudi Jaguar kembali memaki dan mengancam Harry.

    Pengemudi yang tidak lain adalah Angga, suami Dewi Perssik itu, keluar dari mobil dan berkata yang dianggap kasar. Harry yang tidak terima mendapat makian itu, akhirnya dia melaporkan ke Polda Metro Jaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.