Senin, 28 Mei 2018

Dewi Perssik Terobos Busway, Polisi Akhirnya Akui Ada Pengawalan

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dewi Perssik. TABLOIDBINTANG.COM

    Dewi Perssik. TABLOIDBINTANG.COM

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya akhirnya mengakui adanya pengawalan polisi terhadap biduan dangdut Dewi Perssik saat mobilnya menerobos jalur busway di depan Pejaten Village, 24 November  2017.

    Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Raya Komisaris Besar Halim Pagarra membenarkan  Dewi Perssik telah memberitahu polisi agar dikawal selama dalam perjalanan dari rumahnya menuju rumah sakit.

    "Iya, memang sudah ada, memang. Jadi pelaksanaannya itu ketemu di jalan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra saat dihubungi awak media, Kamis, 7 Desember 2017.

    Halim mengatakan, Dewi Perssik meminta pengawalan secara lisan untuk bisa diantarkan ke rumah sakit. Namun, kata Halim, dalam perjalanan polisi tertinggal lantaran suami Dewi, Angga Wijaya, menggeber mobil Jaguarnya dengan kecepatan tinggi. "Mobilnya kencang, jadi ketinggalan," ujar Halim.

    Hanya saja, menurut Halim, polisi pengawal Dewi tidak pernah menyuruh mobil berpelat nomer B-12-DP itu masuk ke busway. "Dia tidak perintahkan untuk masuk jalur Transjakarta," ucap Halim. Hal tersebut, kata Hali, bertentangan dengan pernyataan Dewi yang mengatakan doirinya diperintahkan polisia agar melewati jalur khusus.

    Untuk memastikan kesesuaian informasi antara anak buahnya dan pihak Dewi Perssik, Halim berencana mempertemukan kedua belah pihak. "Supaya tidak ada saling tuding. Yang satu katakan ini, yang satu katakan itu," ujar Halim.

    Sebelumnya Halim sempat mengatakan diskresi yang diberikan oleh polisi memang dibenarkan. Akan tetapi, untuk mendapatkan pengawalan, masyarakat harus memenuhi persyaratan Pasal 134 Undang-undang Lalu Lintas.

    Adapun kendaraan yang boleh dikawal polisi, kata Halim, diantaranya ambulan, kendaraan yang mengalami kecelakaan, pemadam kebakaran, dan kepala negara yang membutuhkan pengawalan untuk proteksi.

    "Kalau kasus orang sakit ada diskresi pengawalan, bisa lewat jalur Transjakarta. Tapi sudah disampaikan petugas, bisa pakai ambulan, ada call centernya. Jadi harusnya pakai ambulan, bukan mobil pribadi," ujar Halim.

    Dia menambahkan, pengacara Dewi Perssik sudah datang menemui dirinya. Namun, pertemuan tersebut hanya bersifat silaturahmi. Dan tidak ada informasi mengenai identitas polisi yang disebut mengawal Dewi Perssik.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Jenis Serangan di Seluruh Dunia, Teror Bom Masih Jadi Pilihan

    Inilah jenis-jenis teror dan korban yang jatuh di berbagai penjuru dunia sejak menara kembar WTC diserang, teror bom masih jadi pilihan pelaku teror.