Tim PUPR Ditolak Selidiki Selasar BEI Ambruk, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rombongan tim PUPR yang ditolak masuk oleh Puslabfor Mabes Polri. Kedatangan mereka untuk melihat lokasi selasar Tower II BEI yang ambruk. Selasa, 16 Januari 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Rombongan tim PUPR yang ditolak masuk oleh Puslabfor Mabes Polri. Kedatangan mereka untuk melihat lokasi selasar Tower II BEI yang ambruk. Selasa, 16 Januari 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim khusus Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang hendak menyelidiki selasar BEI ambruk dilarang memasuki lokasi, Selasa 16 Januari 2018. Polisi menolak kedatangan tim dari Direktorat Bina Penataan Bangunan Direktorat Jenderal Cipta Karya (BPB-DJCK) Kementerian PUPR itu dengan alasan penyelidikan masih berlangsung. 

    Sekitar 10.48WIB, enam anggota tim BPB-DJCK yang mengenakan rompi coklat mendatangi Tower II gedung Bursa Efek Indonesia. Setelah hampir satu jam berada di sekitar lokasi, tim BPB-DJCK tersebut terlihat meninggalkan gedung BEI. Ternyata tim khusus PUPR itu tidak diperkenankan masuk ke Tower II oleh pihak kepolisian.

    "Penyelidikan masih baru dan sedang berlangsung, masih kita kembangkan, nanti kita lihat (melibatkan tim BPB-DJCK)," ujar Wadireskrimum Polda Metro AKBP Ade Ary Syam memberikan alasan "diusirnya" tim tersebut oleh pihak kepolisian, Selasa, 16 Januari 2018.

    Baca: Selasar BEI Ambruk, Anies Baswedan Pelototi Gedung Ajukan SLF

    Tim BPB-DJCK datang untuk ikut menyelidiki penyebab selasar Tower II BEI ambruk. Getaran keras akibat runtuhnya selasar terasa sampai lantai 29 gedung tersebut. Menurut saksi mata, selasar itu ambruk ketika puluhan mahasiswa dari Universitas Bina Darma Palembang berada di struktur tersebut, Senin siang.

    Sempat beredar pula Laporan Kajian Teknis Pendahuluan Kegagalan Bangunan Gedung Tower II Gedung BEI yang dibuat oleh Direktorat Bina Penataan Bangunan Direktorat Jenderal Cipta Karya. Di dalam laporan tersebut tim PUPR menyampaikan sejumlah dugaan penyebab selasar BEI ambruk. 

    Namun Biro Komunikasi Kementerian PUPR menyatakan lapotan itu bersifat tidak resmi. "Kami sampaikan bahwa laporan tersebut masih berupa laporan awal hasil kajian staf Kementerian PUPR yang bersifat Unofficial," kata Biro Komunikasi Publik
    Kementerian PUPR dalam rilisnya. 

    Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola BEI ataupun tim Puslabfor Mabes Polri yang sudah melakukan olah TKP yang menyelidiki selasar BEI ambruk sejak pagi tadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.