Kediaman Rizieq Shihab di Mekah Super Jumbo: Ini Ukurannya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Rizieq Shihab, saat menjadi saksi dalam sidang terdakwa kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, 28 Februari 2017. Raisan Al Farisi/Republika/pool

    Ekspresi Rizieq Shihab, saat menjadi saksi dalam sidang terdakwa kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, 28 Februari 2017. Raisan Al Farisi/Republika/pool

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Gatot Saptono alias Muhammad Al Khaththath mengatakan dia mendapatkan cerita dari para jemaah yang diterima Rizieq Shihab di kediamannya di Mekah, Arab Saudi.

    Menurut dia, tempat tinggal Rizieq sudah diperbesar sehingag jemaah sebanyak empat bus bisa diterima di sana. "Waktu saya datang itu cuma muat delapan orang. Sekarang dapat kabar, empat bus jamaah juga muat," katanya pada saat menghadiri Deklarasi Kaukus Pembela Rizieq Shihab di Gedung Joeang '45, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 24 Februari 2018.

    LihatDiminta Jemput Rizieq Shihab di Mekah, Ini Kata Anies Baswedan

    Al Khaththath tidak menyebutkan dari mana sumber dana atau asal-usul kediaman Rizieq Shihab di Mekah tersebut. "Nanti 28 Februari, Sekretaris Jenderal Kaukus Dedi Suhardadi akan umroh dan datang ke rumah Habib."

    Pendiri Presidium Alumni 212 Faizal Assegaf mengatakan Rizieq Shihab akan kembali ke Indonesia jika Anies Baswedan yang menjemputnya di Mekah. "Anies punya hubungan kuat dengan HRS (Habib Rizieq Shihab) dan diharapkan dapat menjadi penjamin keamanan bagi dirinya," kata Faizal, Rabu, 21 Februari 2018.

    Anies Baswedan menjawab tak antusias. "O, gitu ya? Tidak ada tanggapan," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta pada hari yang sama.

    Kehadiran Al Khaththath di Gedung Joeang 45 tidak sendiri, hadir pula di sana para alim ulama seperti Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Persaudaraan Alumni 212, Forum Umat Islam (FUI), dan Kebangkitan Jawara dan Pengacara.

    Mereka mendeklarasikan Trituma yang dikeluarkan Kaukus Pembela Rizieq, di antaranya adalah meminta untuk menghentikan kriminalisasi terhadap alim ulama dan aktivis, menjamin keselamatan alim ulama dan aktivis, dan rekonsiliasi kebhinekaan guna persatuan Indonesia.

    Pembentukan kaukus ini bermula dari sejumlah ulama serta aktivis yang terjerat kasus hukum, di antaranya tersangka kasus dugaan pornografi Rizieq Shihab, terdakwa ujaran kebencian Alfian Tanjung serta Jonru Ginting. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.