Anies Resmikan Bus Transjakarta yang Dilukis Anak Difabel

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan bus Transjakarta yang seluruh bodinya terdapat gambar mural karya anak-anak berkebutuhan khusus. Tema gambar adalah Ibuku Perempuan Tangguh di Balai Kota, Selasa, 24 April 2018. TEMPO/Irsyan Hasyim

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan bus Transjakarta yang seluruh bodinya terdapat gambar mural karya anak-anak berkebutuhan khusus. Tema gambar adalah Ibuku Perempuan Tangguh di Balai Kota, Selasa, 24 April 2018. TEMPO/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan bus Transjakarta, yang seluruh bodinya digambar anak berkebutuhan khusus atau difabel. Tema gambar adalah "Ibuku Perempuan Tangguh".

    “Mereka anak-anak dengan kelebihan khusus, dengan keterampilan khusus. Mereka tidak boleh dipandang rendah,” ujar Anies di Balai Kota, Selasa, 24 April 2018.

    Anies mengapresiasi Transjakarta yang telah memberikan kesempatan berkarya pada anak difabel. Aksi menggambar di bus Transjakarta ini diluncurkan dalam rangka Hari Kartini.

    “Kami juga apresiasi pada orang tua anak-anak ini yang bisa mendidik dengan kelebihan yang baik,” ucap Anies.

    Baca: Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Difabel akan Beroperasi di Koridor 1

    Bus Transjakarta dengan lukisan mural ini, kata Anies, adalah simbol untuk seluruh warga Jakarta bahwa kota ini milik semua. Mereka yang terlibat dan berada di Jakarta harus difasilitasi. 

    “Karya saudara kita yang menjadi penyandang autisme. Jangan pakai istilah autis untuk segala sesuatu yang bermasalah,” tuturnya.

    Seorang anak berkebutuhan khusus melukis bus Transjakarta dalam rangka memperingati hati Kartini di halaman Balai Kota DKI Jakarta, 20 April 2018. Kegiatan yang bertema ‘Ibuku Perempuan Tangguh’ ini untuk mengapresiasi para ibu karena perannya mengasuh anak berkebutuhan khusus. TEMPO/M. Taufan Rengganis

    Sepuluh anak berkebutuhan khusus dari Yayasan Art Burt Indonesia melukis di badan bus Transjakarta di Balai Kota DKI pada Jumat, 21 April 2018. Bus ini akan dioperasikan di Koridor 1 dengan rute Terminal Blok M sampai Stasiun Jakarta Kota.

    Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono menyampaikan seniman cilik ini melukis selama tiga hari. Mereka bisa menunjukkan kemampuan menggambar di bodi bus Transjakarta. “Kami senang dengan apa yang mereka buat,” katanya.

    Menurut Budi, bus seharga Rp 4,4 miliar ini akan dilapis khusus agar gambarnya awet. Transjakarta, kata dia, akan memberikan perawatan terbaik. “Anak-anak juga telah bisa hasilkan karya terbaik," ujarnya.

    Perwakilan orang tua para seniman anak difabel, Sylvia Siregar, mendukung kegiatan rutin yang dilakukan Pemprov DKI dan Transjakarta untuk anak berkebutuhan khusus. “Semoga lukisan mural ini dapat dinikmati masyarakat luas,” ucapnya.

    Shan Rafael, 16 tahun, melukis seorang ibu menggendong bayi di medium badan bus Transjakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 20 April 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Anies dan Budi menyempatkan diri memberi cap telapak tangan pada badan bus sebagai tanda peresmian bus Ibuku Perempuan Tangguh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.