Ratusan Anggota HTI Memenuhi Halaman Gedung PTUN di Cakung

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan anggota Hizbut Tahrir Indonesia meramaikan jalan di depan Pengadilan Tata Usaha Negara, Jakarta, dalam rangka mendengar sidang pembacaan putusan gugatan HTI terhadap keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, 7 Mei 2018. Tempo/Caesar Akbaar

    Ratusan anggota Hizbut Tahrir Indonesia meramaikan jalan di depan Pengadilan Tata Usaha Negara, Jakarta, dalam rangka mendengar sidang pembacaan putusan gugatan HTI terhadap keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, 7 Mei 2018. Tempo/Caesar Akbaar

    TEMPO.CO, Jakarta –  Ratusan orang anggota Hizbut Tahrir Indonesia  atau HTI pagi ini berkumpul di gedung Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Cakung. Meski demikian, arus lalu lintas di Jalan Raya DR. Sumarno, depan kantor Wali Kota Jakarta Timur masih terpantau lancar dan kondusif.

    “Sementara dari pagi belum ada penutupan atau alih arus," kata kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Timur  Ajun Komisaris Besar Sutimin saat dihubungi di Jakarta, Senin,
    7 Mei 2018.

    Ratusan orang ini berkumpul untuk mendengar putusan hakim soal gugatan yang dilayangkan organisasi mereka. HTI menggugat keputusan pemerintah yang membubarkan organisasi tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan ideologi negara Indonesia.

    Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi memang menyiapkan sejumlah rencana pengaturan arus lalu lintas. Salah satunya menutup jalan di depan kantor Wali Kota.

    "Tapi situasional saja, tergantung kondisi," kata Sutimin.

    Di media sosial, foto-foto massa pro HTI memang ramai beredar. Mereka tampak berkumpul di sekitar gedung pengadilan sejak pukul 08.00 WIB. Sutimin mengatakan massa itu hanya berkumpul di jalan akses menuju ke dalam gedung PTUN.

    Sidang gugatan HTI dimulai sekitar pukul 08.30 WIB. Hingga pukul 09.11 WIB, kata Sutimin, akses jalan ke dalam gedung pengadilan sudah terlhat sepi seiring dengan dimulainya sidang. "Hanya ada satu dua orang jalan kaki," kata dia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.