Jumat, 25 Mei 2018

Dijadikan Kandang Teroris, Tangerang Gelar Operasi Yustisi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pasca penggrebekan terduga teroris di Kunciran Kecamatan Pinang Kota Tangerang, polisi memasang garis polisi dan melarang warga mendekat TKP, Rabu, 16 Mei 2018. TEMPO/AYU CIPTA

    Suasana pasca penggrebekan terduga teroris di Kunciran Kecamatan Pinang Kota Tangerang, polisi memasang garis polisi dan melarang warga mendekat TKP, Rabu, 16 Mei 2018. TEMPO/AYU CIPTA

    TEMPO.CO, Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang meminta camat, lurah, ketua RW, dan ketua RT mengawasi warganya setelah tim Densus 88 Antiteror menangkap empat terduga teroris di tiga lokasi di Tangerang. 

    "Bertindak cepat kalau ada hal mencurigakan," ucap pejabat sementara Wali Kota Tangerang, M. Yusuf, Kamis, 17 Mei 2018.

    Yusuf mengatakan Pemkot Tangerang juga akan menggelar operasi yustisi. "Ini untuk mempersempit ruang gerak teroris. Mereka pendatang dan merantau," ujar Yusuf.

    Pemkot Tangerang juga mengecam dan mengutuk keras tindakan terorisme yang terjadi belakangan ini. "Kami menyampaikan duka mendalam bagi para korban. Kami pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang," tutur Yusuf.

    Baca: Pria Diduga Teroris Kunciran Tukang Jahit Baru 3 Bulan Menikah

    Menurut Yusuf, masyarakat tidak perlu takut yang berlebihan karena pihak keamanan TNI-Polri bersama pemerintah terus berupaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan di masyarakat.

    Melengkapi pernyataan Yusuf, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Tangerang Felix Mulyawan mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam mengawasi dan mencegah adanya penyebaran paham terorisme dengan lebih peduli terhadap lingkungan tempat tinggalnya.

    "Paling tidak membangun kepedulian dengan tetangga kanan-kiri, termasuk menerapkan kewajiban lapor 1 x 24 jam bagi tamu," ujar Felix.

    Felix mengingatkan, kepedulian warga menjadi elemen penting agar ruang gerak teroris tidak leluasa saat berlindung di lingkungan masyarakat.

    Kemarin, tim Densus 88 menggerebek rumah terduga teroris di Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang. Lokasi pertama adalah Jalan Gempol Raya, Kelurahan Kunciran. Di tempat tersebut, Densus 88 dan Tim Elang Cisadane Kepolisian Resor Metro Tangerang mencokok tiga terduga teroris. 

    Baca: Tetangga Gemetar Saat Orang yang Diduga Teroris Kunciran Diciduk

    Satu di antara tiga terduga teroris ini adalah perempuan, istri Muhammad Choir (MC), 32 tahun. Satu terduga teroris lain adalah karyawan MC, Gofar (GF).

    Densus 88 dan Polres Tangerang juga mencokok terduga teroris AN dari rumah di Perumahan Kunciran Mas Permai, 1 kilometer dari lokasi penangkapan pertama. Polisi juga melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Duta Bintaro Cluster.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018

    Persatuan Bulu Tangkis Indonesia mengumumkan tim Indonesia yang akan berlaga di Piala Thomas dan Uber, digelar di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018.