Warung Soto di Depok Buka Program Bayar Pakai Doa Selama Ramadan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelanggan Warung Soto Kauman Express Sawangan menikmati promo diskon 50 persen dengan paket Berkah Tiang Listrik, Depok, Rabu 22 November 2017. TEMPO/Irsyan

    Pelanggan Warung Soto Kauman Express Sawangan menikmati promo diskon 50 persen dengan paket Berkah Tiang Listrik, Depok, Rabu 22 November 2017. TEMPO/Irsyan

    TEMPO.CO, Depok - Warung Soto Kauman Express, Depok, membuat sebuah program unik selama Ramadan. Pengunjung yang datang untuk berbuka puasa cukup membayar dengan doa.

    “Program buka puasa bayar pakai doa ini berlaku saat waktu berbuka puasa, yakni pukul 18.00-18.30,” ujar pemilik Warung Soto Kauman Express, Ubaidillah, kepada Tempo, Senin, 21 Mei 2018.

    Menurut Ubai, sudah empat tahun terakhir warungnya melaksanakan program bayar pakai doa. Ada empat menu makanan yang disediakan bagi pengunjung yang langsung datang ke Warung Soto Kauman Express, Jalan Raya Mochtar, Kecamatan Sawangan, Depok.

    “Pengunjung akan diberikan satu paket menu yang terdiri atas soto original Soto Kauman Express, siomai, kurma, dan es jeruk.”

    Baca: Ramadan, Food Truck ACT Bagikan Buka Puasa Gratis di Bekasi

    Metode pembayarannya, ujar Ubai, mengisi doa di link bit.ly/bayarpakaidoa. Cara pembayaran yang lain adalah menuliskan doa di secarik kertas yang disediakan pelayan. “Kartu doa inilah yang berfungsi sebagai alat transaksi pengganti uang,” tuturnya.

    Ia mengatakan doa yang disampaikan adalah untuk Indonesia Damai, karena akhir-akhir ini bangsa Indonesia sedang berduka pasca-serangan teroris.

    “Momentum Ramadan ini, kami berharap bisa mempersatukan anak bangsa dengan untaian doa-doa dari pelanggan yang berpuasa,” ucapnya.

    Setiap hari selama Ramadan, pihak Soto Kauman Express menyediakan 50 paket makanan berbuka puasa yang terdiri atas empat hidangan. Pengunjung bisa datang mulai pukul 17.30 WIB atau lebih awal untuk mendapatkan tempat duduk. "Jumlah kursi kami cukup untuk 30-40 orang. Tapi, kalau yang datang lebih dari 50 orang, enggak ada masalah," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.