Libur Lebaran, Sebanyak 16 Anak Hilang di Kebun Binatang Ragunan

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung saat memasuki Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, 16 Juni 2018. Hari libur Lebaran kedua banyak dimanfaatkan ribuan warga untuk berlibur ke Kebun Binatang Ragunan. Pihak Kebun Binatang Ragunan menargetkan 800 ribu pengunjung selama 15-24 Juni 2018 atau sekitar 80 ribu pengunjung dalam sehari. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah pengunjung saat memasuki Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, 16 Juni 2018. Hari libur Lebaran kedua banyak dimanfaatkan ribuan warga untuk berlibur ke Kebun Binatang Ragunan. Pihak Kebun Binatang Ragunan menargetkan 800 ribu pengunjung selama 15-24 Juni 2018 atau sekitar 80 ribu pengunjung dalam sehari. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 16 anak dilaporkan hilang di Kebun Binatang Ragunan selama libur Lebaran 2018. Kepala unit Taman Margasatwa Ragunan Dina Himawati mengatakan saat pengunjung membeludak memang potensi anak hilang meningkat. "Tapi dalam hitungan jam bisa ditemukan," kata Dina di kawasan Ragunan, Jakarta, Ahad, 17 Juni 2018.

    Dina menuturkan hari ini terdapat 14 laporan anak hilang. Sedangkan hari pertama tercaatat dua laporan. "Hari kedua tidak ada laporan anak hilang meski pengunjung sudah meningkat,” katanya.

    Menurut Dina, hari ini menjadi puncak kunjungan wisatawan pada libur Lebaran. Hingga pukul 15.00, jumlah pengunjung mencapai 150 ribu orang. Jumlah ini diperkirakan bakal terus bertambah karena tempat wisata itu tutup pukul 17.00. "Puncak kunjungan kami perkirakan masih bakal terjadi sampai besok," ujarnya.

    Dina mengimbau pengunjung Kebun Binatang Ragunan agar terus mengawasi anaknya agar tidak lepas dari jangkauan. Sebab dalam satu hari ada puluhan ribu wisatawan mengunjungi kawasan wisata seluas 147 hektar tersebut. "Awasi anak terutama di wahana bermain. Kalau naik kereta di dalam, saat naik dan turun juga harus diawasi," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.