Arus Balik Lebaran 2018, Tol Cikampek Ramai Lancar pada H+4

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi memberlakukan contra flow di Km30 - km45 jalan tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (9/6/2018), untuk memperlancar arus mudik lebaran 2018. (Tempo/Nur Haryanto)

    Polisi memberlakukan contra flow di Km30 - km45 jalan tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (9/6/2018), untuk memperlancar arus mudik lebaran 2018. (Tempo/Nur Haryanto)

    TEMPO.CO, Jakarta - Arus balik Lebaran 2018 di Tol Cikampek ramai lancar pada H+4 atau Selasa pagi, 19 Juni 2018. Namun mulai terjadi antrean sejak Km 56 sampai Km42, setelah itu kendaraan mulai mencair sampai Gerbang Tol Cikarang Utama.

    Kendaraan dari arah Tol Cipali terus berdatangan sejak selepas subuh. Sebagian kendaraan merupakan pemudik yang sengaja beristirahat pada Senin malam, akibat kelelahan setelah mulai merayap dari setengah perjalanan di Tol Cipali.

    Baca: Arus Balik Lebaran 2018, Pemudik Jakarta Padati Tol Cipularang

    Antrean di Tol Cikampek mulai terjadi saat kendaraan dari arah Cipali bertemu dengan arus kendaraan dari Tol Cipularang di Km67.

    Antrean dengan kecepatan kendaraan 5 sampai 10 km per jam itu kembali terjadi saat akan memasuki Rest Area Km 62 dan Rest Area Km42. Selepas itu kendaraan mulai mencair saat memasuki Gerbang Cikarang Utama dengan antrean kendaraan antara lima sampai tujuh kendaraan.

    Baca: Polisi Siapkan 3 Skema Arus Balik Lebaran 2018 di Tol Cikarang

    Kementerian Perhubungan memprediksi H+3 atau Selasa ini merupakan puncak arus balik karena besok merupakan hari pertama kerja bagi aparatur sipil negara.

    Rekayasa arus dengan contraflow dan sistem satu arah di Cipali dan Jakarta-Cikampek, Senin malam kemarin telah mampu mengurai kepadatan yang luar biasa.

    Baca: KSP Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik

    Di Cipali diberlakukan tiga titik contraflow untuk menhindari kemacetan di Rest Area, sementara di Jakata Cikampek Polri sempat memberlakukan Jalur Satu Arah mulai dari Km 47 Tol Karawang Barat sampai Km 3 Tol Halim. Jalur satu arah itu mampu mengurangi kepadatan lalin imbas membludaknya pengunjung rest area dan antrian di Gardu Tol Cikarang Utama.

    Namun, sejak Selasa pukul 06.00 WIB tadi, sistem satu arah dihentikan karena arus kepadatan lalu lintas mulai mencair.

    Baca: Arus Balik, 10 Jam Tol Cikampek Berlaku Satu Arah ke Jakarta

    Sebelumnya di Tol Jakarta-Cikampek sempat diberlakukan contraflow dari Km64 sampai Km41, namun tidak efektif karena di Km41 terjadi penyempitan arus dimana arus dari jalur contraflow kembali masuk jalur normal. Penyempitan ini berimbas pelambatan kendaraan di jalur normal.

    Pada kesempatan terpisah, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa berpesan kepada para pemudik agar tidak kembali ke Ibukota pada Selasa 19 Juni 2018 maupun Rabu 20 Juni 2018 karena tanggal tersebut diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.