KCI Sebut Jalur Bojonggede - Bogor Rawan Pelemparan Batu

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kaca pecah. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Ilustrasi kaca pecah. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memetakan wilayah rawan pelemparan batu yang dilalui kereta rel listrik (KRL). Titik rawan itu berada di lintasan KRL Jakarta-Bogor.

    “Di sepanjang jalur rel antara Bojong-Bogor,” ujar juru bicara KCI Eva Charunnisa kepada Tempo, Jumat 6 Juli 2018.

    Pada Kamis malam, KRL dengan nomor KA 1550 menjadi sasaran pelemparan batu.

    Baca: PT Commuter Antisipasi Pelemparan Batu di Bulan Ramadan  

    KRL itu mengalami kerusakan pada kaca di bagian pintu. “Saat ini KRL tidak melanjutkan operasional setibanya di Stasiun Bogor untuk menjalani proses perbaikan,” ungkap dia.

    Pelemparan batu itu, kata Eva terjadi di antara Stasiun Cilebut dan Bogor. Ia juga berharap kerja sama dari masyarakat pengguna jasa untuk menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan KRL.

    “Masyarakat juga dihimbau untuk tidak melakukan aksi-aksi vandalisme” ucap dia.

    Baca: Pelemparan Batu KRL, Polres Bogor Belum Terima Laporan

    Sebelumnya, video pelemparan kaca KRL beredar di media sosial. Terlihat salah satu kaca pintu KRL pecah dalam video berdurasi enam detik. Tertulis juga dalam video “masih jaman iseng mecahin kaca jendela kereta, orang-orang terkutuk kurang kerjaan, untuk nggak ada yang kena”.
     
    Salah satu penumpang KRL, Soraya menceritakan bahwa pelemparan batu terjadi sekitar pukul 19.30. Saat itu kereta menuju ke Stasiun Bogor. “Sekitaran Bojonggede kalau nggak salah inget,” katanya.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.