Saat Gedung Area Sudirman Pasang Spanduk Raksasa Asian Games 2018

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spanduk Asian Games 2018 raksasa di gedung-gedung Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin 30 Juli 2018. Tempo/ Fikri Arigi

    Spanduk Asian Games 2018 raksasa di gedung-gedung Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin 30 Juli 2018. Tempo/ Fikri Arigi

    TEMPO.CO, Jakarta -Asian Games 2018 disambut hangat oleh warga-warga Jakarta. Secara mandiri warga memasangkan atribut Asian Games di daerahnya masing-masing, seperti pemasangan bendera negara dengan bambu di Penjaringan beberapa waktu lalu.

    Seakan tak ingin kalah, gedung-gedung pencakar langit di Ibu Kota pun turut memeriahkan acara olahraga terbesar di Asia (Asian Games) ini dengan cara memasang spanduk raksasa.

    Baca : Bekasi Tolak Aturan Ganjil Genap Asian Games di Stadion Patriot, Kenapa?

    Salah satunya adalah gedung bank BNI di Jalan Dukuh Bawah, Jakarta Pusat. Dua sisi gedung yang menghadap Jalan Jenderal Sudirman dipasangi spanduk panjang dengan ukuran jumbo.

    “(Spanduknya) bagus, jadi terlihat lebih meriah menyambut Asian Games,” tutur Tri Laksono, 43 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai supir ojek online.

    Spanduk Asian Games 2018 ukuran raksasa di gedung-gedung Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin 30 Juli 2018. Tempo/Fikri Arigi

    Gedung tinggi lain yang memasang spanduk besar adalah bank BRI. Spanduk di gedung ini juga berukuran ekstra sehingga terlihat mencolok di antara gedung-gedung lain di sekitarnya.

    Spanduk di gedung ini memampangkan cabang olahraga Taekwondo, dan bola basket yang ikut dipertandingan dalam Asian Games mulai 12 Agustus nanti.

    Asian Games 2018 yang akan digelar di dua kota, Jakarta dan Palembang ini dimulai pada 18 Agustus sampai 2 September 2018. Dalam perjalanan menuju Asian Games ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut bersolek menata kotanya, mulai dari pemasangan atribut hingga infrastruktur yang dapat ikut menunjang acara ini nanti.

    FIKRI ARIGI | DA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.