Ini Alasan Pelaku Serang Anggota Polisi di Bekasi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penganiayaan

    Ilustrasi penganiayaan

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang anggota Kepolisian Sektor Bekasi Selatan, Bripka Airs Triyogo, mengalami luka-luka akibat dipukul menggunakan pecahan botol. Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Polisi Indarto mengatakan, pelaku penganiayaan dalam kondisi mabuk ketika menyerang Bripka Aris Triyogo.

    Baca: Operasi Begal, Polda: Kami Telah Beri Data ke Ombudsman

    "Menurut anggota di lapangan, kedua kelompok mabuk. Dan yang memukul juga mabuk," kata Indarto di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 13 Agustus 2018.

    Kejadiannya berlangsung di Kafe NAV, Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi Barat pada Ahad, 12 Agustus 2018 pukul 12.30 WIB. Awalnya, Aris hendak melerai tawuran antara dua kelompok di Kafe NAV.

    Aris yang datang mengenakan pakaian preman. Menurut Indarto, pelaku bernama Sukirman Rahwarin, 28 tahun, malah menusuk Aris dengan pecahan botol. Saat olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan barang bukti berupa pecahan botol anker bir. "Kebetulan anggota saya juga berpakaian preman jadi mungkin dipikir salah satu kelompok (tawuran)," kata Indarto.

    Simak: Handoko Membunuh Pengusaha Herdi Sibolga, Ini Alasannya

    Polisi menangkap Sukirman di rumahnya pada Minggu sore. Sukirman tercatat berdomisili di Jalan Kenanga Raya 2 Nomor 2, RT 01/RW 09, Jakasampurna, Bekasi Barat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.