Kerajaan Ubur Ubur: Cerita Warga dan Ketua RT Setempat

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Markas Kerajaan Ubur ubur di Lingkungan Sayalumbu, Kota Serang, Rabu 15 Agustus 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Markas Kerajaan Ubur ubur di Lingkungan Sayalumbu, Kota Serang, Rabu 15 Agustus 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Serang - Jajaran Kepolisian Resor Kota Serang telah menghentikan kegiatan aliran sesat yang menamakan diri Kerajaan Ubur Ubur dan mengevakuasi raja serta pengikutnya ke lokasi yang dianggap aman.

    Mereka telah memeriksa pemimpin Kerajaan Ubur Ubur Aisyah Tusalamaja Baiduri Intan dan 11 orang pengikut atau jamaahnya.

    Pada pemeriksaan hingga Rabu subuh, Aisyah (AS) sudah mulai melunak dan luluh mengaku khilaf dan bersalah. Tapi kata Kepala Polresta Serang Ajun Komisaris Besar Komarudin, AS masih sering dihantui sosok yang kerap datang membisikan kalimat bahwa dialah orang yang ditunjuk untuk menyelesaikan utang negara.

    Baca : MUI Serang Resmi Menyatakan Kerajaan Ubur Ubur Aliran Sesat

    "Yang membuat heran dan aneh di masyarakat, AS ini di rumahnya merokok, tapi ada aktivitas berzikir, tertawa-tawa nyinden dan bau dupa wangi," kata Komarudin, Rabu, 15 Agustus 2018.

    Seorang  pedagang makanan ketoprak keliling bernama Mananto setiap melewati depan rumah AS itu selalu melihat belasan orang berkumpul. "Mereka duduk-duduk di teras,  tapi si ibu AS tidak bergaul dengan tetangga," kata dia.

    Bahkan AS ini melarang anaknya yang kelas 6 SD beribadah sholat dan puasa. "Anaknya suka mencuri waktu sholat di Mushola yang letaknya di belakang tak jauh dari rumah kerajaan ubur-ubur,"kata Mananto. Rabu 15 Agustus 2018.

    Ketua RT 02 di mana Kerajaan Ubur-ubur itu berada, Lingkungan Sayabulu, Kelurahan Serang Kota SerangSurya Miharja mengatakan kalau suami istri AS dan suaminya Rudi Chairil Anwar itu menempati rumah itu sejak dua tahun lalu.

    Aisyah Tusalamah Baiduri Intan, pemimpin Kerajaan Ubur Ubur. Youtube.com

    Di rumah bercat putih dengan pagar cat kuning itu mereka tinggal bersama tiga anak mereka. "Satu anak bawaan Pak Rudi dan satu anak bawaan Bu Aisyah dan satu anak kecil usia lima tahun hasil pernikahan mereka," kata Surya.

    Simak juga :
    Penggantian Sandiaga Butuh Waktu, Anies: Saya Bisa Sama Siapa Saja

    Rudi merupakan seorang paranormal yang pandai mengobati, maka pasiennya banyak yang datang dari luar kota, termasuk orang-orang yang ingin menjajal peruntungan sebagai anggota Dewan (DPRD) di Serang.

    Selain menjadi orang pintar, Rudi adalah seorang tunanetra. Dia berjualan burung untuk menghidupi istrinya yang menaungi akan diri sebagai Raja Ubur-ubur dan anak-anak mereka.

    Bersama mereka belakangan ini tinggal 10 orang pengikut Aisyah yang disebutnya anak batin, yang mengaku menghuni Kerajaan Ubur Ubur. Mereka rata-rata tergoda dengan paparan Aisyah dalam akun YouTube dan facebook berakun nama Dewi Maya Aina, Ratu Bilqis dan Sin Syima Saba.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Ini Tanda-Tanda Anda Terjangkit Cacar Monyet

    Cacar monyet atau monkey pox merupakan penyakit yang berasal dari sisi Barat Afrika. Penyakit ini menular melalui monyet, tikus Gambia, dan tupai.