Ditlantas Polda Metro Usul Perluasan Ganjil Genap Jadi Permanen

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rambu ganjil-genap di kawasan Cawang, Jakarta Timur yang dipasang pada 9 Juli 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Rambu ganjil-genap di kawasan Cawang, Jakarta Timur yang dipasang pada 9 Juli 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya berharap kebijakan ganjil genap yang sedang berlangsung selama Asian Games dapat berubah sifat menjadi permanen.

    Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Yusuf menyatakan hasil evaluasi oleh berbagai pihak seperti akademisi, praktisi transportasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sepakat kebijakan ganjil genap terbukti sukses mengubah wajah lalu lintas Jakarta.

    Baca : Begini Anies Ungkap Ganjil Genap Dilanjutkan Hingga Oktober

    "Seluruh komponen yang hadir maupun stakeholder yang ada dalam rapat menyatakan bahwa ini adalah berhasil," kata Yusuf di Balai Kota Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2018.

    Menurutnya, ada beberapa indikator yang bisa mengukur kesuksesan kebijakan ganjil genap. Pertama, kecepatan kendaraan naik sebesar 20 km/jam--30 km/jam atau naik sekitar 37%--44% dibandingkan dengan sebelum adanya kebijakan.

    Kedua, warga Jakarta yang biasanya menggunakan kendaraan pribadi berpindah ke angkutan umum semisal Transjakarta. Ketiga, penurunan presentase kecelakaan. Keempat, menurunkan polusi CO2 sebesar 20,7%.

    Simak juga : Penutupan Asian Games 2018, Ini Alur Kepulangan Atlet di Bandara Soetta

    Oleh karena itu, dia mengusulkan agar semua pihak mempertimbangkan untuk melanjutkan ganjil genap ini secara permanen. "Kalau saya [pribadi] menyarankan untuk dipermanenkan," ujarnya.

    Dia memberikan saran bila perluasan ganjil genap tersebut benar berubah menjadi permanen, maka tidak perlu banyak perubahan peraturan. Adapun yang bisa diubah seperti pengecualian ganjil genap pada hari libur ataupun setiap akhir pekan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.