Ustad Abdul Somad Ditolak di Daerah Lain, Gubernur Banten Siap..

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ustadz Abdul Somad. instagram.com

    Ustadz Abdul Somad. instagram.com

    TEMPO.CO, Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim siap memberi tempat dan mengundang Ustad Abdul Somad berceramah di wilayahnya. Undangan itu disampaikan setelah ramai pemberitaan media tentang penolakan Ustad Abdul Somad di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

    Baca: Dituntut 20 Tahun, Pembunuh Bos Bakmi Ingin Jadi Ustad

    "Saya akan membela siapapun orang yang menyebarkan kebaikan, saya harap Ustad Abdul Somad berceramah kembali di Banten, saya siapkan tempat dan siap disambut oleh warga Banten,"kata Wahidin, Rabu, 5 September 2018.

    Wahidin mengatakan Ustad Abdul Somad pernah menyampaikan ceramahnya di hadapan ribuan warga Banten. Pada saat itu kegiatan tersebut digelar langsung oleh Gubernur Banten di samping kediamannya di Kecamatan Pinang Kota Tangerang pada awal Juli 2018.

    "Saya dengan tangan terbuka siap menyambutnya untuk berceramah, memberikan semangat dan nilai-nilai akhlakul karimah di Banten,"kata Wahidin.

    Wahidin juga mengapresiasi semangat Ustad Abdul Somad yang terus berceramah di berbagai daerah di Indonesia. dengan tujuan menyebarkan amar ma'ruf nahi munkar, mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran.

    Sebelumnya, Ustad Abdul Somad menjelaskan pertimbangannya membatalkan sejumlah jadwal tausiyah di beberapa daerah melalui akun instagramnya @ustadzabdulsomad. Ia menuturkan salah satu alasannya karena mendapatkan ancaman dan intimidasi.

    Baca: Penyerangan Ustad dan Surat Ancaman 10 Ulama Depok Tak Berkaitan

    Di Jawa Tengah Sholahuddin Aly alias Gus Solah menyarankan Ustad Abdul Somad melapor ke kepolisian jika merasa diintimidasi. Saran itu disampaikan setelah Ustad Abdul Somad membatalkan jadwal tausiyah di beberapa daerah, termasuk di Jawa Tengah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.