Suami Tembak Istri di Tanjung Priok, Begini Kronologisnya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah Deni Hidayat, tersangka kasus penembakan istri dengan airsoft gun di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 11 September 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Rumah Deni Hidayat, tersangka kasus penembakan istri dengan airsoft gun di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 11 September 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolres Jakarta Utara Komisaris Besar Reza Arief mengungkap motif suami tembak istri dengan senjata air gun sehingga peluru bersarang di dada istrinya.  Menurut Reza, pelaku Deny Hidayat, 29 tahun, menembak istrinya, Yunita, 24 tahun, dengan air gun karena emosi.

    Baca: Suami Tembak Istri, Ternyata Deni Beli Senjata dari ..

    "Karena merasa emosi korban menyampaikan dengan kata-kata kasar," kata Reza dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 14 September 2018.

    Kejadian penembakan itu terjadi pada Ahad, 9 September 2018 sekitar pukul 17.00 di kediaman keduanya di Jalan Jati, RT02/RW10, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Sebelumnya, Yunita minta Deny menjemputnya dari tempat kerjanya di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Namun, Deny mengaku sedang sakit sehingga tak dapat menjemput.

    Menurut Reza, saat pulang Yunita malah mendapati suaminya tengah mengutak-atik motor. Ia pun kesal dan terlibat cek-cok.

    "'Giliran disuruh jemput alasannya sakit' kemudian tersangka menjawab 'Masuk lu, urusan gue ribet lu,'" kata Reza menirukan percakapan keduanya.

    Karena kesal, Yunita kemudian menendang motor Deny hingga terjatuh.

    Sontak Deny mengeluarkan senjata air gun warna hitam merk RCF jenis Jericho berkaliber 4,5mm dan ditembakkan ke arah Yunita sebanyak tiga kali. Tembakan pertama mengenai palang pintu rumah. Kemudian tembakan kedua mengenai paha kanan Yunita, namun terhalang oleh dompet.

    Tembakan terakhir mengenai dada kanan Yunita hingga bersarang dan mengeluarkan darah. "Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Puri Medika oleh tetangganya, lalu dirujuk ke RSUD Koja, Jakarta Utara," ujar Arief.

    Usai melakukan penembakan, Deny melarikan diri dan akhirnya diserahkan oleh keluarganya ke Kantor Kepolisian Polres Jakarta Utara pada Kamis, 13 September 2018. Saat ini, kata Reza, Deny masih menjalani pemeriksaan.

    Baca: Suami Tembak Istri, Kenali Perbedaan Airsoft Gun dan Air Gun

    Polisi menyelidiki kasus penembakan di Tanjung Priok ini setelah mendapat laporan dari Muhammad Samin. Samin adalah kakak kandung Yunita. Ia tidak terima adiknya mendapat perlakuan seperti itu dari Deny.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.