Proyek Jalan Lindungi Aset Negara di Puspiptek Dipertanyakan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangunan Iradiator Gamma di Puspitek Serpong, Banten, diresmikan oleh Menristekdikti, Muhammad Nasir. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Pembangunan Iradiator Gamma di Puspitek Serpong, Banten, diresmikan oleh Menristekdikti, Muhammad Nasir. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Rencana pembangunan jalan Provinsi Banten, Muncul - Gunung Sindur, menuai protes dari warga di dalam perumahan Puspiptek (Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi). Sebanyak 50 rumah di kompleks kawasan riset yang ada di Serpong, Tangerang Selatan, itu memang terdampak pembangunan jalan tersebut.

    Baca juga:
    Biaya Geser Jalan Perimeter Utara Bandara Rp 36 Miliar

    Warga Puspiptek protes karena merasa dikorbankan oleh maksud tersembunyi pembangunan jalan itu yang dituding ingin menyediakan akses khusus bagi pengembang perumahan swasta di belakang kompleks Puspiptek. Sejumlah indikasi lalu dibeberkan.

    Di antaranya adalah ketiadaan papan petunjuk proyek. Juga reklame yang tidak mencantumkan logo pemerintah provinsi. Kecurigaan lain adalah rencana jalan berkelok yang akan dibangun yang disebut lebih pas untuk jalan lingkungan ketimbang jalan provinsi.

    “Kemudian jalan ini kan menghubungkan Banten dengan Provinsi Jawa Barat, tetapi kami sudah bersurat ke Provinsi Jawa Barat dan mereka bilang tidak ada proyek 2017-2018 di jalan ini,” kata warga yang juga Ketua Persatuan Pioner Penghuni Rumah Negara Puspiptek (P3RNP) Perdamean Sebayang, Rabu 17 Oktober 2018. 

    Baca:
    Kecelakaan di Alam Sutera, Bus Rem Blong Tabrak 8 Kendaraan

    Perdamean menyebut pembangunan jalan akan mengusur 50 rumah negara di Kompleks Puspiptek. Padahal, pria yang masih aktif  bekerja untuk Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia tersebut menambahkan, jalan Serpong - Gunung Sindur eksisting telah dibangun menggunakan beton dan telah mengalami pelebaran agar tidak ada pemindahan jalan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.