Soal Wagub DKI, Gerindra Sebut Tegak Lurus Pusat, Maksudnya?

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden 2019-2024 Sandiaga Uno pamitan pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai mengantarkan surat pengunduran dirinya sebagai Wagub DKI Jakarta di Balai Kota, Jumat, 10 Agustus 2018. Tempo/M Yusuf Manurung

    Calon wakil presiden 2019-2024 Sandiaga Uno pamitan pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai mengantarkan surat pengunduran dirinya sebagai Wagub DKI Jakarta di Balai Kota, Jumat, 10 Agustus 2018. Tempo/M Yusuf Manurung

     

    TEMPO.CO, Jakarta – Kursi Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta  hampir  dua bulan ini  kosong setelah Sandiaga Uno mengundurkan diri karena menjadi calon Wakil Presiden Indonesia.

    Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI, Syarif  menjelaskan pihaknya masih menunggu keputusan pimpinan pusat  soal  calon  Wagub DKI.  Keputusan itu, kata Syarif, yang bakal diserahkan dalam mekanisme pemilihan di DPRD DKI Jakarta.

    Baca juga: Calon Wagub DKI, PKS Anggap Tidak Perlu Rembuk dengan Gerindra

    "Kita tegak lurus," katanya saat dihubungi Tempo, Senin, 22 Oktober 2018.

    Syarif  enggan mengomentari pendapat Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi yang menilai rembuk antara Partai  Gerindra dan PKS tidak perlu lagi dilakukan.

    Usul rembuk antara pengurus Gerindra DKI dan PKS DKI guna membahas pengganti Sandiaga Uno pernah disampaikan oleh Prabowo Subianto.

    "No comment," kata Syarif.

    Sebelumnya, Abdurrahman Suhaimi menegaskan masalah Wagub DKI sudah final di level pimpinan pusat partainya dan Gerindra. Suhaimi menuturkan pemahaman pengurus PKS DKI, calon yang akan diajukan adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, alias tidak ada calon dari Gerindra.

    Di Gerindra DKI, nama Muhammad Taufik muncul sebagai calon Wagub DKI. Taufik yakin mendapat restu dari Prabowo Subianto.

    Suhaimi berpendapat, dua partai saat ini hanya perlu menjaga komitmen kesepakatan pimpinan pusat atau tidak perlu melakukan rembuk.

    "Apalagi yang mau dirembukkan?," kata Suhaimi.

    Simak juga: Rebutan Wagub DKI Jakarta, Ini Kesepakatan yang Ditolak Gerindra

    Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan Ketua Umumnya, Prabowo Subianto belum menyampaikan keputusan soal pendamping Anies Baswedan di DKI.

    Andre belum bisa menyebutkan kapan keputusan soal Wagub DKI  itu keluar.  "Semua dikembalikan ke Pak Prabowo," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.