GP Ansor Perintahkan Anggota Banser Tidak Berkeliaran di Jakarta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Banser berjaga di kantor GP Ansor, Jalan Kramat Raya, Nomor 164, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Oktober 2018. Tempo/M Yusuf Manurung

    Anggota Banser berjaga di kantor GP Ansor, Jalan Kramat Raya, Nomor 164, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Oktober 2018. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota banser Ibu Kota tetap diinstruksikan menjaga kantor GP Ansor dan PBNU, kendati massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang se-Jakarta batal unjuk rasa. Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor DKI Jakarta Abdul Azis mengatakan anggota banser juga dilarang berkeliaran di jalanan. 

    Baca: HMI Batal Demonstrasi di Kantor GP Ansor Soal Pembakaran Bendera

    Penjagaan di kantor GP Ansor di Jalan Kramat Raya dilakukan mulai dari pagi hingga sore hari. Azis mengatakan, penjagaan di kantor GP Ansor dan PBNU diambil sebagai langkah preventif terhadap unjuk rasa Aksi Bela Tauhid yang juga berlangsung hari ini.

    Azis mengimbau anggota Banser tidak berkeliaran di jalanan Ibu kota. "Takut memancing provokasi," katanya kepada Tempo, Jumat, 26 Oktober 2018.

    Pantauan Tempo siang ini, belasan anggota Banser terlihat berada di halaman depan kantor. Ratusan personel Banser lain berkumpul di area belakang. Sekitar pukul 10.30, satu bus membawa anggota Banser berhenti di depan Kantor GP Ansor.

    Dalam poster seruan aksi yang beredar, 200 kader HMI Jakarta rencananya akan mendatangi kantor pusat PBNU dan GP Ansor. Namun, pagi tadi, Polda Metro Jaya mengabarkan aksi tersebut batal.

    "Tidak jadi," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono.

    Baca: Gelombang Massa Aksi Bela Tauhid Memasuki Stasiun Kereta Bogor

    Namun Polda Metro Jaya masih mengantisipasi satu demonstrasi lain, yaitu aksi Bela Tauhid di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Aksi unjuk rasa ini adalah buntut dari pembakaran bendera di Garut oleh anggota banser NU beberapa hari lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.