Revitalisasi Pasar Tradisional, Ini yang Dilihat PD Pasar Jaya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jeruk nipis, cabe, bawang merah di pasar tradisional, Jakarta. REUTERS/Beawiharta

    Jeruk nipis, cabe, bawang merah di pasar tradisional, Jakarta. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta -Perusahaan Umum Daerah Pasar Jaya akan mengubah konsep 21 pasar tradisional di Jakarta dan Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin menyebut, pengubahan itu merupakan bagian dari revitalisasi pasar rakyat.

    "Konsep baru tapi belum bisa saya jelaskan karena melihat dari aspek bisnis, zonasi, dan lainnya," kata Arief saat dihubungi, Jumat, 2 November 2018.

    Baca : 21 Pasar Tradisional Akan Direvitalisasi Termasuk Pasar Minggu

    Menurut Arief, pihaknya telah mengumumkan rencana revitalisasi sejak sebulan yang lalu. Adapun 21 pasar ini dinilai potensial secara komersial sehingga masuk dalam daftar revitalisasi. Kondisi pasar, ucap Arief, juga perlu diperbaiki.

    "21 pasar ini memang ada yang hak pakai sudah selesai jadi sekalian bikin perencanaan semuanya," jelas dia.

    Meski ada pengubahan konsep, Pasar Jaya tak akan menghilangkan karakteristik tradisional. Revitalisasi fokus pada pemeliharaan dan manajemen pasar yang lebih modern. "Pasar basahnya tetap ada," ujar dia.

    Arief melanjutkan, biaya revitalisasi bakal menggunakan sistem business-to-business (B2B). Sebab, pembiayaan 21 pasar ini tak masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) seperti revitalisasi 35 pasar sebelumnya.

    Pasar yang akan dibaharui antara lain Pasar Minggu, Pasar Kebon Melati, Pasar Lontar Jakarta Pusat, Pasar Lontar Jakarta Utara, Pasar Jembatan Lima, Pasar Jembatan Besi, dan Pasar Slipi.

    Juga PD Pasar Jaya akan melakukan revitalisasi pasar wilayah lain yakni Pasar Jelambar Polri, Pasar Radio Dalam, Pasar Mede, Pasar Pondok Labu, Pasar Karet Pedurenan, Pasar Mampang Prapatan, dan Pasar Kayu Putih. Selanjutnya ada Pasar Rawamangun, Pasar Rawa Badak, Pasar Sindang, Pasar Jembatan Merah Blok A, Pasar Sunan Giri, Pasar Cipete Utara Blok A, dan Pasar Serdang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.