Ini 5 Isu Polemik Panas Anies Baswedan dan Prasetio Edi Marsudi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi Wagub DKI Jakarta Sandiaga Alahudin Uno bercengkrama setelah melakukan Coffe morning di rumah Ketua DPRD DKI Jakarta, Menteng, Jakarta, 6 November 2017. Diketahui hubungan anatara eksekutif dan legislatif sempat memanas saat membicarakan rapat paripurna istimewa untuk mendengarkan pidato politik Anies dan Sandi. Tempo/Ilham Fikri

    (ki-ka) Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi Wagub DKI Jakarta Sandiaga Alahudin Uno bercengkrama setelah melakukan Coffe morning di rumah Ketua DPRD DKI Jakarta, Menteng, Jakarta, 6 November 2017. Diketahui hubungan anatara eksekutif dan legislatif sempat memanas saat membicarakan rapat paripurna istimewa untuk mendengarkan pidato politik Anies dan Sandi. Tempo/Ilham Fikri

    Di sisi lain, rapat paripurna menjadi penting bagi Anies-Sandi untuk menjalin kerjasama dengan legislatif DKI. Saat itu, setiap kali ditanya tentang pogram, Anies mengatakan bakal bicara jika rapat telah dilaksanakan.

    Di masa itu, Prasetio sempat menggelar coffee morning di rumah dinasnya, Jalan Imam Bonjol 37 Jakarta Pusat. Anies hadir ke sana bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah DKI.

    "Ini pertemuan hangat dan menyenangkan. Ini menjadi awal yang baik untuk semuanya," ujar Anies, 6 November 2017.

    2. Penutupan Jalan Jatibaru Raya
    Ketika Anies menutup Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, dan mengizinkan PKL berjualan di atasnya, Prasetio protes. Kebijakan itu dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 serta Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan.
    Pengendara sepeda motor dan pejalan kaki melintas di bawah Jembatan Penyeberangan Multiguna atau Skybridge Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Jakarta Pusat, Senin, 15 Oktober 2018. Setelah jembatan itu rampung, diharapkan tidak ada lagi pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar lapak di Jalan Jatibaru Raya. TEMPO/Muhammad Hidayat

    "Ini menjadi contoh buruk dalam penataan Ibu Kota. Kalau di Tanah Abang solusinya seperti itu bukan tidak mungkin di wilayah-wilayah lain PKL akan mengokupasi jalan dan meminta diizinkan oleh Gubernur,” kata Prasetio, Ahad, 24 Desember 2017.

    Simak : Politikus PDIP: Tanah Abang Kumuh, Jokowi Ogah Bawa Tamu ke Sana

    Namun, Anies tak mengindahkan protes Prasetio. Termasuk ketika Satlantas Polda Metro Jaya dan Ombudsman memberi penilaian yang sama. Bahkan, Anies juga tidak membuka Jatibaru saat kelompok sopir angkot menggugat kebijakannya.

    3. Pembangunan Skybridge
    Masih di Tanah Abang, polemik antara Anies dan Prasetio kembali muncul karena pembangunan skybridge. Prasetio menilai Jembatan Penyeberangan Multiguna itu mirip kandang. Kesemrawutan di pasar itu juga diperkirakan tidak bakal teratasi.

    "Memang enggak ada PKL lagi di bawah? Ada lagi PKL, pasti ada PKL. Problema baru lagi" katanya, Senin 12 November 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.