Libur Natal, Sudah 172 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial suasana kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jumat, 23 November 2018.  Tol ini kerap macet karena ada tiga proyek menumpuk sekaligus. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Foto aerial suasana kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jumat, 23 November 2018. Tol ini kerap macet karena ada tiga proyek menumpuk sekaligus. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Bekasi - PT. Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek mencatat sebanyak 172 ribu kendaraan telah meninggalkan Jakarta dan sekitarnya melalui Gerbang Tol Cikarang Utama selama dua hari musim libur Natal 2018. Jumlah tersebut meningkat 46 persen dibandingkan volume normal sebanyak 117.669.

    Baca juga: Tol Cikampek Masih Padat, Contraflow Dibuka 12 Kilometer

    Juru bicara PT. Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Hendra Damanik, mengatakan jumlah kendaraan yang mengarah ke Cikampek dengan tujuan Bandung dan Cirebon tercatat sejak Jumat, 21 Desember 2018 atau hari pertama gelombang libur Natal.

    "Kami memprediksi sekitar 60.835 kendaraan masih akan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikarang Utama pada H-2 Hari Raya Natal," kata Hendra di Bekasi, Ahad, 23 Desember 2018.

    Menurut Hendra, jumlah kendaraan yang terdistribusi pada jalur mudik menuju ke Jalur Utara (via GT Palimanan dan GT Cikampek) adalah sebesar 54,9 persen. Sedangkan untuk kendaraan yang menuju Jalur Selatan (via GT Sadang dan GT Cileunyi) adalah sebesar 45,1 persen.

    Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, terutama bagi pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan panjang Tol Trans Jawa.

    Baca juga: Polisi Benarkan Ada Tentara Jadi Korban Perkelahian di MyBar Cafe

    Berdasarkan pengamatan Tempo pukul 12.25 WIB, melalui sentra komunikasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek di Bekasi Timur, situasi arus lalu lintas dari simpang susun Cikunir hingga kilometer 35 terpantau ramai lancar.

    Kepadatan arus lalu lintas libur Natal kali ini cenderung terjadi sejak di kilometer 35 karena ada pekerjaan tol elevated. Karena itu, diberlakukan sistem contraflow sepanjang 12 kilometer.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.