Anies Instruksikan Drainase Vertikal Buat Cegah Banjir, Caranya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) berjalan menuju tenda korban rumah ambles di bantaran Kali Ciliwung, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa, 20 November 2018. Pengerukan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi banjir pada musim hujan ini. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) berjalan menuju tenda korban rumah ambles di bantaran Kali Ciliwung, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa, 20 November 2018. Pengerukan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi banjir pada musim hujan ini. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya berencana menganjurkan setiap rumah di Jakarta membangun drainase vertikal.

    Program itu, kata Anies, akan melibatkan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Dinas Perindustrian dan Energi.

    Baca : Food Court Pulau Reklamasi Beroperasi, Kenapa Anies Enggan Bicara

    "Sudah disiapkan (drainase vertikal) dan nanti kami akan lakukan secara masif," ujar Anies di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa, 22 Januari 2019.

    Anies mengatakan saat ini kontraktor proyek drainase vertikal untuk perumahan sedang dalam proses lelang oleh Dinas PE. Ia mengatakan setelah proses lelang rampung, proyek tersebut akan segera dilaksanakan.

    ADVERTISEMENT

    Drainase vertikal atau sumur resapan menjadi program andalan Anies dalam mencegah banjir dan penurunan tanah di Jakarta. Ia mengklaim telah mengujicoba 1.333 sumur resapan di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan.

    Menurut Pelaksana Tugas Kepala Dinas PE Ricki Marjohan, ribuan vertikal drainase yang ada di Pondok Labu terdiri dari sumur dangkal dan sumur sedang. Sumur-sumur tersebut, kata dia, memiliki fungsi untuk menghilangkan genangan dan konservasi air.

    Lebih lanjut, Anies mengatakan dari hasil uji coba tersebut, metode sumur resapan sukses menyerap air tanah dan mencegah genangan di kawasan tersebut. Padahal, kata Anies, kawasan tersebut memiliki kontur tanah yang keras dan sulit menyerap air.

    Simak juga :
    Anies Tinjau Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran di Tomang

    Anies berharap jika metode tersebut diterapkan di kawasan perumahan, permasalahan banjir dan penurunan tanah dapat terselesaikan.

    "Dengan drainase vertikal di areal rumah, maka kita bisa mengatakan bahwa saya bukan termasuk yang menyumbang air banjir di Jakarta," ujar Anies.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji