Festival Pecinan 2019, Jalan Pancoran di Glodok Ditutup Dua Hari

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyaksikan atraksi barongsai Kong Ha Hong saat Festival Pecinan dan Cap Go Meh di China Town Glodok Pancoran Jakarta Barat Sabtu 3 Maret 2018. Tempo/Irsyan Hasyim

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyaksikan atraksi barongsai Kong Ha Hong saat Festival Pecinan dan Cap Go Meh di China Town Glodok Pancoran Jakarta Barat Sabtu 3 Maret 2018. Tempo/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat akan menutup sementara Jalan Pancoran, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat selama dua hari mulai besok, Selasa, 19 Februari 2019. Penutupan jalan tersebut berkaitan dengan Festival Pecinan yang digelar dalam rangka perayaan Cap Go Meh.

    "Rencananya penutupan Jalan Pancoran sisi Utara dilaksanakan tanggal 19 Februari pukul 06.00 WIB hingga tanggal 20 Februari pukul 22.00 WIB," kata Pelaksana Tugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat Leo Amstrong pada Senin, 18 Februari 2019.

    Baca: Imlek ala Kampung Pecinan, Tilik Daftar Kuliner Peserta Festival

    Festival Pecinan di kawasan Glodok rutin digelar saat perayaan Cap Go Meh. Tahun ini, festival diselenggarakan selama dua hari, yaitu besok dan Rabu, 20 Februari 2019.

    Berkaitan dengan penutupan jalan, Leo mengatakan pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas. Arus lalu lintas dari arah Jalan Toko Tiga yang akan menuju Jalan Pancoran dialihkan ke Jalan Pintu Kecil-Jalan Asemka. Sedangkan arus lalu lintas dari Jalan Pancoran menuju Jalan Toko Tiga Sebrang-Jalan Pintu Kecil normal seperti biasanya.

    Sebagai langkah untuk mengantisipasi membludaknya masyarakat yang akan menyaksikan festival, Leo mengatakan sudin telah menyiapkan tiga kantong parkir.

    Kantong parkir untuk pengunjung Festival Pecinan 2019 tersebut berlokasi di Jalan Pintu Besar Selatan, Gedung Pancoran China Town di Jalan Pintu Besar Selatan, dan Gedung Parkir Pasar Jaya Glodok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.