Susun Rencana Kerja 2020, Anies Minta Masukan Ratusan Warga

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (kedua kiri) meninjau JPO Gelora Bung Karno bersama para Staf usai meresmikan tiga JPO di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Kamis 28 Februari 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (kedua kiri) meninjau JPO Gelora Bung Karno bersama para Staf usai meresmikan tiga JPO di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Kamis 28 Februari 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumpulkan ratusan masyarakat dari berbagai latar belakang di Balai Kota pada hari ini. Tujuannya adalah untuk meminta masukan terhadap rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020.

    Baca: Tarif MRT Rp 10 Ribu Disebut Terlalu Mahal, Anies Tunggu DPRD DKI

    "Masyarakat itu berasal dari perguruan tinggi, organisasi internasional, organisasi kemasyarakatan, asosiasi profesi, dunia usaha, LSM, serta pakar spesifik di bidangnya," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu 13 Maret 2019. 

    Anies menjelaskan tujuan melibatkan warga Jakarta dalam pembuatan rancangan RKPD agar program kerja Pemprov DKI di tahun 2020 mendapat masukan dari masyarakat. Sehingga, program kerja Pemprov DKI dapat tepat sasaran dan sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat. 

    Untuk proses pemberian masukan itu, Anies mengatakan ratusan peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok diskusi berdasarkan topik yang dibahas. Anies memberikan waktu diskusi kepada para peserta sampai sore ini. 

    Pada tahun 2020, Anies mengungkapkan tema program kerja yang Pemprov DKI usung adalah pertumbuhan yang berkualitas. Anies ingin di tahun depan pertumbuhan ekonomi dapat merata di seluruh Jakarta dan tak hanya dirasakan oleh beberapa sektor saja. 

    Baca: Bahas Saham Bir Hanya dengan PKS dan Gerindra, Ini Jawab Anies

    "Misalnya target pertumbuhan ekonomi 2020 sebesar 6,3 persen, tapi itu hanya dirasakan oleh sekelompok sektor, maka itu kurang berkualitas. Kami ingin pertumbuhan ekonomi yang memperhatikan unsur pemerataan," kata Anies. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.