Debat Capres Jilid 3, Ini Kata Polda Metro Jaya Soal Acara Nobar

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi berjaga di TKP ledakan di dekat lokasi nobar debat capres sesi kedua di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Ahad, 17 Februari 2019. Ledakan ini terjadi sekitar 10 menit setelah debat capres mulai berlangsung, tepatnya saat capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan gagasannya. TEMPO/Hilman Fathurrahman

    Polisi berjaga di TKP ledakan di dekat lokasi nobar debat capres sesi kedua di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Ahad, 17 Februari 2019. Ledakan ini terjadi sekitar 10 menit setelah debat capres mulai berlangsung, tepatnya saat capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan gagasannya. TEMPO/Hilman Fathurrahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya menunggu kepastian Komisi Pemilihan Umum (KPU) soal kepastian ada atau tidaknya serta lokasi nonton bareng atau nobar Debat Capres Jilid 3 pada Ahad, 17 April 2019 nanti, di luar arena debat.

    "Kami belum dapat kepastian apakah debat besok diizinkan KPU untuk nobar juga di luar gedung boleh atau tidak dan lokasinya. Kami masih menunggu dari KPU," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 14 Maret 2019.

    Baca : Menjelang Debat Capres Ketiga, Sandiaga Uno Temui Anies Baswedan

    Kepastian tersebut ditunggu oleh pihak Polda untuk memantapkan strategi mereka menghadapi debat yang merupakan ketiga kalinya dari rangkaian debat pemilihan presiden 2019 karena pada debat sebelumnya, 17 Februari 2019 terjadi insiden ledakan petasan di sekitar lokasi nonton bareng.

    "Tapi tentunya kami siap mengamankan jalannya debat besok," ucap Argo.

    Saat ini, lanjut Argo, untuk pengamanan debat cawapres tersebut sedang dirapatkan oleh Biro Operasi Polda Metro Jaya bersama dengan KPU terkait kepastian nonton bareng, jumlah pendukung yang bisa masuk hingga personel yang dibutuhkan.

    Warga menyaksikan Debat Capres 2019 bertajuk Layar Damai Penonton Cerdas di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Kuta, Bali, Minggu, 17 Februari 2019. Kegiatan nonton bareng tersebut diselenggarakan untuk memfasilitasi pengunjung mal agar tetap dapat menyaksikan debat Capres 2019. ANTARA

    "Kami masih menunggu hasil rapatnya, infonya pelaksanaan tetap di Hotel Sultan dan untuk pengamanan tetap TNI, Polri dan Pemprov DKI. Namun untuk jumlah masih menunggu rapat ya," ucap Argo.

    Dalam debat itu sendiri, akan ada empat lapis pengamanan area debat. Yang pertama, adalah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang akan beroperasi di Ring 1 yakni di dalam ruangan debat ditambah dengan dari TNI dan Polri.

    Ring 2 adalah area Hotel Sultan yang akan dijaga oleh TNI dan Polri. Ring 3 merupakan halaman parkir dan akses menuju ke hotel tersebut yang merupakan daerah operasi kepolisian.

    Sedangkan Ring 4 yaitu jalur keluar-masuk paslon termasuk jalur evakuasi jika terjadi sesuatu hal, serta jalan raya di sekitar hotel.

    "Jadi ada pengaturan di jalan-jalan ya, jangan sampai ada kemacetan panjang," ucap Argo menambahkan.

    Simak pula :
    Menjelang Pemilu, Anies Minta Warga Jakarta Turut Jaga Keamanan

    Debat cawapres antara KH Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno pada 17 Maret 2019 ini, merupakan rangkaian ketiga debat Pemilihan Presiden yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

    Pada debat jilid kedua pada 17 Februari 2019 lalu, antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto, terjadi insiden ledakan di lokasi nonton bareng debat capres tersebut di area Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.