Di Bekasi, Pengamanan Khusus Pemilu 2019 Bikin Kriminalitas Turun

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Polri bersenjata lengkap mengikuti Apel Patroli Skala Besar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Ahad, 14 April 2019. Apel tersebut dipimpin oleh Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Anggota Polri bersenjata lengkap mengikuti Apel Patroli Skala Besar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Ahad, 14 April 2019. Apel tersebut dipimpin oleh Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Bekasi - Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto mengatakan, selama pelaksanaan pemilihan umum di wilayah setempat bakal ada polisi bersenjata lengkap melakukan patroli. Hal ini untuk menjamin keamanan selama pelaksanaan pesta demokrasi di wilayahnya.

    Baca juga:
    Pelaku Penculikan Anak Balita di Bekasi Ditangkap, Ini Motifnya

    "Bukan untuk menakut-nakuti, tujuan kami hanya untuk memberikan rasa aman," kata Indarto, Selasa 16 April 2019.

    Indarto mengatakan, ada 1000-an anggota polisi yang bertugas selain mereka yang berjaga di tempat-tempat pemungutan suara (TPS). Mereka siap siaga di pos-pos tertentu yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Bekasi.

    Setiap pos, kata dia, ada 10 petugas bersenjata lengkap. "Ada yang berjaga, ada yang muter-muter keliling kampung hingga kompleks perumahan," kata Indarto.

    Menurut Indarto, pengamanan khusus tersebut mulai intensif sejak Selasa Pukul 15.00 WIB dan berlaku selama 24 jam sampai dengan 18 April. "Kalau masih dibutuhkan, kami akan perpanjang sampai 19 April," ujar Indarto menambahkan.

    Baca juga:
    Tersangka Penculik Balita di Bekasi Berpindah-pindah Masjid, Baca 5 Faktanya

    Indarto menyatakan, sehari menjelang pencoblosan situasi di wilayah Kota Bekasi cukup kondusif. Bahkan, menurut dia, tingkat kerawanan kriminalitas menurun drastis. Hal ini merupakan hasil dari penyebaran anggotanya ke seluruh wilayah.

    "Panglima TNI, Kapolri sudah menyampaikan bahwa ayo nyoblos, karena TNI-Polri menjamin kenyamanan dan Insya Allah untuk Kota Bekasi aman," ujar Indarto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.