Pencoblosan Hari Ini, Pemilih di TPS RSCM Diprediksi Membeludak

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasien RSCM memberikan suara di TPS 15, Kelurahan Kenari, Jakarta Pusat, 19 April 2017. TEMPO/Aghniadi

    Pasien RSCM memberikan suara di TPS 15, Kelurahan Kenari, Jakarta Pusat, 19 April 2017. TEMPO/Aghniadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Tingkat partisipasi pemungutan suara di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, diprediksi meningkat dalam Pemilu 2019, Rabu 17 April 2019. Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara RSCM, Safarudin, mengungkapkan banyak calon pemilih yang sering menanyakan ihwal status mereka dalam Daftar Pemilih Tambahan di rumah sakit itu menjelang pencoblosan hari ini.

    Baca:
    KPU DKI Minta Pemilik Formulir A5 Cepat Mencoblos, Kenapa?

    "Partisipasi biasanya sih sekitar 70-an persen," kata Safarudin merujuk angka dalam Pilgub DKI ketika ditemui Selasa 16 April 2019. 

    Safarudin memprediksi partisipasi dalam pemilu kali ini akan lebih tinggi. "Saya kira akan luar biasa ya, karena selama ini sudah banyak yang nanya soal DPTb-nya gimana dan gimana," ujar Safarudin lagi. 

    Dia menambahkan bahwa jumlah mereka yang mengajukan masuk DPTb lebih banyak dari biasanya. Antusiasme datang di antaranya dari kalangan pasien. Namun banyak juga yang tidak memenuhi syarat plus jumlah kuota per TPS terbatas 300 orang.

    "Kami lakukan proses seleksi ketat," katanya sambil menambahkan, "Sebetulnya yang mengajukan itu sekitar 300 lebih, hampir 400 lah. Cuma yang memenuhi syarat totalnya 298."

    Baca:
    Kapolda Metro Jaya: Jangan Takut dan Ragu ke TPS!

    Safarudin membuka peluang kepada calon pemilih lain yang memenuhi syarat untuk ikut mencoblos. Hanya saja, pihaknya lebih memprioritaskan mereka yang sudah terdaftar di hari pencoblosan. Dia mengungkap adanya jatah 2 persen surat suara tambahan di setiap TPS. 

    WIRA UTAMA | ZW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.