Surat Suara Tercoblos di Kota Bekasi, Ini Penjelasan Bawaslu

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Surat suara yang sudah tercoblos dinyatakan rusak oleh Panwaslu di TPS 32, Kelurahan Jatuluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu, 17 April 2019. Tempo/Adi Warsono

    Surat suara yang sudah tercoblos dinyatakan rusak oleh Panwaslu di TPS 32, Kelurahan Jatuluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu, 17 April 2019. Tempo/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Bekasi - Badan Pengawas Pemilu Kota Bekasi menemukan kertas suara untuk Pwmilu 2019 yang sudah tercoblos. Temuan surat suara tercoblos itu viral di media sosial karena ada yang menyebarkan ketika pelaksanaan pemungutan suara berlangsung.

    Baca juga: Usai Pemilu 2019, Wali Kota Bogor Bima Arya Siap Dilantik

    Kepala Divisi Pengawasan Bawaslu Kota Bekasi, Ali Mahyali, mengatakan surat suara yang tercoblos ditemukan di tempat pemungutan suara (TPS) 32, Kelurahan Jatuluhur, Kecamatan Jatiasih. Jumlahnya hanya satu lembar untuk caleg DPRD Jawa Barat dari nomor urut 2 PDI Perjuangan. "Begitu KPPS melihat, langsung dinyatakan rusak," kata Ali di Bekasi, Rabu, 17 April 2019.

    Ali mengaku belum mengetahui penyebab surat suara tersebut bolong. Sejauh ini, kata dia, belum ditemukan ada indikasi kecurangan, karena hanya satu surat suara yang tercoblos. "Proses pemungutan suara lancar sampai selesai setelah ada penemuan itu," kata Ali.

    Ali menambahkan, selain laporan temuan satu surat suara bolong, banyak laporan dari sejumlah TPS di wilayahnya kehabisan surat suara, terutama untuk Pilpres. Ia mengatakan, hal itu segera diatasi dengan meminta penambahkan surat suara yang masih tersisa di TPS lain.

    "Kami masih menginventaris laporan-laporan dari panitia pengawas di lapangan," kata Ali.

    Sejumlah netizen di Bekasi berkicau selama pelaksanaan pencoblosan mengalami kehabisan surat suara. Misalnya, akun facebook Sumiati menyebut tak bisa menggunakan hak pilih pagi hari karena tak mendapatkan undangan. "Datang siang, surat suara malah habis," ujarnya yang mencoblos di Rawabugel, Bekasi Utara.

    Sama halnya dengan yang dialami oleh akun facebook Mona Indriyani. Dia mengaku datang ke TPS sudah tak mendapatkan kertas suara. "Tidak bisa nyoblos karena surat suara habis," ujarnya.

    Baca juga: 80 Amplop di Rumah Muhammad Taufik, Polisi: Isinya Lembaran Merah

    Sebelumnya, pada 23 Maret 2019, Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kota Bekasi menemukan sedikitnya 1.013 surat rusak, bukan surat tercoblos. Hal itu diketahui dalam proses penyortiran dan pelipatan sejak 11 Maret 2019 di arena Basket, kawasan Gelanggang Olahraga, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.