Bocah Hanyut di Kali Ciliwung Kampung Melayu, Damkar Diterjunkan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang hanyut. shutterstock.com

    Ilustrasi orang hanyut. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang bocah hanyut di Kali Ciliwung di RT6 RW8 Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa, 23 April 2019. Bocah bernama Fikri, 8 tahun, hilang sejak Selasa siang. 

    Baca: Adelia, Bocah Hanyut Ditemukan Tak Bernyawa di Bebatuan Ciomas

    Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan petugas mendapatkan laporan bahwa Fikri hanyut di Ciliwung sekitar pukul 14.00.

    "Jadi baru saja informasinya. Sampai sekarang belum ditemukan," kata Gatot melalui pesan singkat.

    Gatot telah menerjunkan personel yang dilengkapi peralatan untuk pencarian korban hanyut, termasuk lampu penerangan.

    Berdasarkan keterangan saksi, Fikri berniat berenang di Kali Ciliwung. Fikri sempat dilarang temannya turun ke Ciliwung karena dia tidak bisa berenang. Namun, Fikri nekat tetap loncat.

    "Begitu loncat dia gelagepan di dalam air," kata Gatot. 

    Teman-teman korban sempat berusaha menyelamatkan korban, tetapi Fikri berontak dan terseret arus air.

    Baca: Bocah Hanyut, Tim Damkar Dikerahkan Sisir Kali Krukut

    Adapun ciri-ciri bocah hanyut di Kali Ciliwung ini adalah kulit sawo matang, rambut pendek, pakai celana abu-abu dan gigi besar. Tinggi korban sekitar 70 cm dengan berat sekitar 30 kg. "Nanti kami infokan perkembangan pencariannya," ujarnya. "Warga juga masih membantu melakukan pencarian."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.