Warga Bogor dan Bekasi Dihantui Ular Sanca Lepas Saat Banjir

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir kiriman dari Bogor melalui Sungai Cikeas tiba di Bekasi, Jumat, 26 April 2019. Tempo/Adi Warsono

    Banjir kiriman dari Bogor melalui Sungai Cikeas tiba di Bekasi, Jumat, 26 April 2019. Tempo/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Bogor – Warga sekitar aliran Sungai Cileungsi dikagetkan dengan penemuan tujuh ekor ular sanca sepanjang, masing-masing, 3-4 meter saat banjir besar melanda Jumat 26 April 2019. Tujuh ekor ular itu diduga berasal dari 14 ular peliharaan yang lepas bersamaan tersapu luapan sungai itu.

    Baca:
    Banjir Sungai Cikeas, 4 Ular Sanca Teror Warga Perumahan di Bekasi

    Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) Puarman mengatakan, tujuh ular tersebut ditemukan di empat kompleks perumahan berbeda di Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi. Lima ekor di antaranya bisa langsung ditangkap sementara dua lainnya belum terlihat lagi. 

    Puarman menuturkan, ular-ular tersebut ditemukan di perumahan Villa Mahkota Pesona dan Villa Nusa Indah 3 di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor serta Perumahan Puri Nusaphala dan Mandosi Permai di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

    “Di Mahkota Pesona dan Villa Nusa Indah 3 teridentifikasi ada 5 ekor, sementara di Bekasi ada 2 ekor,” kata Puarman, Minggu siang 28 April 2019.

    Baca juga:
    Suaranya Meresahkan, Ular Sanca 3 Meter Ditemukan di Plafon Rumah

    Puarman mengatakan, ular yang berhasil ditangkap berasal dari temuan di Villa Mahkota Pesona sebanyak 2 ekor, Villa Nusa Indah 1 ekor, serta Puri Nusaphala dan Mandosi Permai masing masing 1 ekor. Ular-ular itu diduga lepas dari sangkar-sangkar mereka di hulu sungai. 

    Ular sanca sepanjang kurang lebih 4 meter yang ditemukan warga komplek Mahkota Pesona, Kabupaten Bogor, saat banjir Jumat 26 April 2019. Istimewa/Dok : KP2C

    “Infonya ada 14 ekor yang hanyut, 6 sudah tertangkap di hulu, sementara 8 hanyut ke hilir dan masuk ke permukiman sekitar Gunung Putri (Kabupaten Bogor) dan Bekasi,” kata Puarman.

    Sebelumnya, Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho telah mencuitkan perihal ular-ular sanca lepas itu dalam akun twitternya @Sutopo_PN. Dia meminta masyarakat di wilayah aliran sungai cikeas waspada. 

    Baca:
    Di Pasar Rebo, Ular Sanca Berhasil Ditangkap Setelah Buron Tiga Hari 

    “Warga dimohon waspada terkait lepasnya 14 ekor ular sanca peliharaan warga Parungdendek Wanaherang dan Citeureup akibat meluapnya Sungai Cikeas," tulisnya. Dia meminta warga yang menemuka bisa segera melapor kepada petugas atau relawan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.