Ditanya Kasus Eggi Sudjana, Ratna Sarumpaet: Permainan Pemerintah

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet mengikuti sidang perdana di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis, 28 Februari 2019. Sidang perdana tersebut beragendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa penuntut umum. ANTARA

    Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet mengikuti sidang perdana di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis, 28 Februari 2019. Sidang perdana tersebut beragendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa penuntut umum. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa penyebaran kebohongan alias hoax, Ratna Sarumpaet, menilai kasus makar yang saat ini menjerat Eggi Sudjana sebagai permainan oleh pemerintah. Dia menyatakan tak terkejut.

    Ratna menyampaikan itu saat meninggalkan rumah tahanan Polda Metro Jaya menuju Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa pagi 14 Mei 2019. “Ya, tidak apa-apa. Itu permainan pemerintah saja. Biasa,” ujar Ratna, Selasa 14 Mei 2019.

    Ratna bahkan menyebut kasus yang menimpa Eggi sama seperti yang saat ini tengah dijalaninya. Namun, perempuan berusia 69 tahun itu tidak menjelaskan secara detil.

    Seperti diketahui Ratna Sarumpaet ditangkap dan diadili untuk kebohongan yang disebarnya yang dianggap telah memicu keonaran. Dia ditangkap saat hendak terbang ke Cile dan saat ini sedang menjalani proses persidangan.

    Sedang Eggi, advokat juga penggiat di kelompok Persaudaraan Alumni atau PA 212, menjadi tersangka makar karena seruan people power. Dia ditangkap di tengah pemeriksaan sebagai tersangka pada Selasa pagi ini.

    Sama seperti Ratna Sarumpaet, Eggi dan PA 212 berada dalam barisan pendukung capres Prabowo Subianto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.