Libur Lebaran, PT KCI Tetap Operasikan 938 Perjalanan KRL Sehari

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang menaiki KRL Commuter Line tujuan Jakarta di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta, Selasa, 12 Juni 2018. Arus mudik Lebaran 2018 dimulai pada Jumat, 8 Juni 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Penumpang menaiki KRL Commuter Line tujuan Jakarta di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta, Selasa, 12 Juni 2018. Arus mudik Lebaran 2018 dimulai pada Jumat, 8 Juni 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia atau PT KCI akan tetap mengoperasikan 938 perjalanan KRL per harinya selama periode lebaran dari 26 Mei sampai 16 Juni 2019. Jumlah tersebut tidak ada perbedaan dibandingkan hari biasanya.

    "Bahkan kami meningkatkan pelayanan selama periode lebaran," kata Juru bicara PT KCI Erni Sylviane Purba melalui keterangannya, Ahad, 2 Juni 2019.

    Baca: Panglima TNI Melepas Sebanyak 1.120 Prajurit Mudik Lebaran

    Anne, sapaan Sylviane, menuturkan headway atau waktu tunggu kereta pun tidak ada perbedaan dibandingkan hari kerja biasanya. Waktu tunggu KRL, kata dia, masih berkisar 5-10 menit. "Namun kalau siang bisa lebih renggang waktu tunggunya," ujarnya.

    Baca: Lebaran 2019, Pemudik Ramaikan Candi Borobudur

    Selain itu, pengawasan internal bagi para masinis terus ditingkatkan melalui pemantauan yang ketat saat pra dinas, berdinas, dan pasca dinas. Hal ini dilakukan dengan memperhatikan waktu istirahat yang cukup dan menjaga kondisi fisik masinis agar tetap prima. “Kami siap melayani warga DKI yang tidak mudik lebaran,” kata Anne.

    Anne mengatakan PT KCI juga siap mengoperasikan lima rangkaian KRL yang baru tiba dari Jepang pada periode masa angkutan Lebaran 2019. "Fasilitas dan personel selama masa libur lebaran juga ditambah," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.