Polemik PPDB 2019, KPAI Kritik Sosialisasi Kemendikbud Minim

Sejumlah siswa dan orang tua murid antre saat akan mengikuti seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Depok, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa, 18 Juni 2019. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

TEMPO.CO, JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI mengkritik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait sosialisasi permen penerapan Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2019.

Menurut Komisioner KPAI Retno Listyarti, minimnya sosialisasi PPDB membuat orangtua siswa bingung hingga banyak yang mengantre panjang di sekolah. "Calon peserta didik dan orang tua kebingungan," ujarnya di Kantor KPAI, Jakarta Pusat, hari ini, Rabu, 19 Juni 2019.

BacaMenjelang PPDB Online Bekasi, Telkom Siapkan Jaringan 56 SMP

Dia menerangkan bahwa permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 sebagai landasan pelaksanaan PPDB 2019 sudah diterapkan sejak tahun lalu. Namun hingga sekarang masih banyak masyarakat yang tidak mengerti dengan sistem PPDB yang antara lain mengatur zonasi. Pendaftaran PPDB juga dilakukan secara online sehingga pendaftar tidak harus datang ke sekolah, tapi banyak sekolah yang tak siap. 

Menurut Retno, KPAI sudah menerima sejumlah aduan dari masyarakat mengenai pelaksanaan PPDB 2019. "Sudah ada beberapa laporan yang kami terima." 

Baca jugaPPDB DKI, Ada Jalur Khusus untuk Anak Pemegang KJP

KPAI akan membuka posko pengaduan pelaksanaan PPDB 2019 dan langsung melakukan pengawasan ke lapangan, termasuk menemui para orangtua murid dan guru.

Retno mengungkapkan, KPAI memahami tujuan pelaksanaan PPDB, seperti untuk pemerataan dan layanan akses pendidikan sehingga pendaftaran tak terpusat ke sekolah favorit. 

Taufiq Siddiq 






PSI Minta Dinas Pendidikan DKI Hapus Syarat PIP Dalam PPDB Bersama

18 hari lalu

PSI Minta Dinas Pendidikan DKI Hapus Syarat PIP Dalam PPDB Bersama

Dinas Pendidikan DKI memperluas cakupan kolaborasi program PPDB Jakarta dengan sekolah swasta.


Kasus Pemaksaan Jilbab Terulang Lagi di Sragen, KPAI: Bukti Moderasi Beragama Belum Cukup Baik

20 hari lalu

Kasus Pemaksaan Jilbab Terulang Lagi di Sragen, KPAI: Bukti Moderasi Beragama Belum Cukup Baik

Kasus pemaksaan jilbab kembali terjadi. Kali ini seorang guru melakukan perundungan ke murid yang tak mengenakan jilbab di SMA Negeri di Sragen.


KPAI Minta Peredaran Obat Batuk Asal India yang Sebabkan 131 Balita Gagal Ginjal Disetop

52 hari lalu

KPAI Minta Peredaran Obat Batuk Asal India yang Sebabkan 131 Balita Gagal Ginjal Disetop

Komisioner KPAI Jasra Putra meminta pemerintah menyetop peredaran obat batuk asal India yang diduga mengakibatkan 131 balita mengalami gagal ginjal.


KPAI Apresiasi Giring dan Kapolres Malang yang Bakal Asuh Anak Korban Tragedi Kanjuruhan

56 hari lalu

KPAI Apresiasi Giring dan Kapolres Malang yang Bakal Asuh Anak Korban Tragedi Kanjuruhan

KPAI mengapresiasi niat politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha dan Kapolresta Malang Budi Hermanto untuk mengasuh anak anak kor


3 Siswa MTsN 19 Jakarta Meninggal, KPAI: Perlu SOP Penanganan Bencana di Sekolah

58 hari lalu

3 Siswa MTsN 19 Jakarta Meninggal, KPAI: Perlu SOP Penanganan Bencana di Sekolah

KPAI menilai perlunya ada SOP penanganan bencana di sekolah setelah tembok ambruk mengakibatkan 3 siswa MTsN 19 Jakarta roboh.


Tragedi Kanjuruhan, KPAI Minta Ada Solusi agar Anak Aman saat di Stadion

5 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, KPAI Minta Ada Solusi agar Anak Aman saat di Stadion

TGIPF tragedi Kanjuruhan diharapkan bisa menemukan solusi agar suporter anak aman kala menonton sepak bola di stadion


KPAI Minta Semua Sekolah Terapkan Pendidikan Seks Dini untuk Cegah Kekerasan Seksual

4 Oktober 2022

KPAI Minta Semua Sekolah Terapkan Pendidikan Seks Dini untuk Cegah Kekerasan Seksual

"Pendidikan seks sudah menjadi hal penting karena itu diperlukan pemahaman lebih luas," kata Komisioner KPAI Ai Maryati Solihah


Tragedi Kanjuruhan, KPAI Desak Pemerintah Tanggung Jawab Terhadap Anak yang Jadi Yatim Piatu

3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, KPAI Desak Pemerintah Tanggung Jawab Terhadap Anak yang Jadi Yatim Piatu

KPAI mendesak agar pemerintah bertanggung jawab terhadap anak-anak yang menjadi yatim piatu akibat tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur pada Sabtu lalu.


KPAI Minta Hukuman Kebiri Pelaku Kekerasan Seksual Anak Dikaji Lagi, Ada Pelaku di Bawah Umur

1 Oktober 2022

KPAI Minta Hukuman Kebiri Pelaku Kekerasan Seksual Anak Dikaji Lagi, Ada Pelaku di Bawah Umur

Hukuman kebiri kimia kepada terpidana kasus kekerasan seksual anak bertujuan untuk menekan hasrat seksual berlebih.


Kriss Hatta Dikecam KPAI karena Pacaran dengan Anak di Bawah Umur

28 September 2022

Kriss Hatta Dikecam KPAI karena Pacaran dengan Anak di Bawah Umur

Kriss Hatta dinilai sebagai public figure yang telah memberikan contoh buruk pada masyarakat terutama para remaja.