Atasi Kemacetan Depok, Ridwan Kamil Siap Gelontorkan Rp 240 M

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas DLHK Pemkot Depok mengevakuasi sepeda motor yang terbawa longsor di sisi Jalan Raya Citayam, Depok, Jawa Barat, Jumat, 9 November 2018. Kejadian ini juga mengakibatkan kemacetan sepanjang ratusan meter di jalan yang menghubungkan DKI Jakarta dan Kabupaten Bogor itu. ANTARA

    Petugas DLHK Pemkot Depok mengevakuasi sepeda motor yang terbawa longsor di sisi Jalan Raya Citayam, Depok, Jawa Barat, Jumat, 9 November 2018. Kejadian ini juga mengakibatkan kemacetan sepanjang ratusan meter di jalan yang menghubungkan DKI Jakarta dan Kabupaten Bogor itu. ANTARA

    TEMPO.CO, Depok - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bakal mengalokasikan anggaran sebesar 240 miliar untuk mengatasi kemacetan di Kota Depok.

    Ridwan mengatakan anggaran itu akan digunakan untuk membangun flyover dan underpass di Simpang Citayam serta Simpang Jalan Dewi Sartika. 

    "Jadi saya lakukan dan tahun ini kita sedang menyiapkan DED (Detail Engineering Design)," ujar Ridwan Kamil di Kantor Walikota Depok, Kamis, 18 Juli 2019.

    Tender untuk proyek Feasibility Study (FS) dan DED perlintasan tak sebidang Jalan Dewi Sartika dianggarkan sebesar Rp 1,48 miliar. Untuk FS dan DED flyover Kawasan Stasiun Citayam juga alokasi anggaran sekitar Rp 1,48 miliar.

    Menurut Ridwan, DED untuk penyelesaian kemacetan di Jalan Dewi Sartika berupa underpass. "Digambarnya tahun sekarang kita kerjakan mulai 2020, insya Allah dilancarkan."
     
    Untuk mengatasi kemacetan di Stasiun Citayam, Pemerintah Provinsi Jawa barat akan membangun flyover. "Kita mematangkan penataan di stasiun citayam ya yg terkenal ruwet dan macet, untuk menjadi lebih lancar juga sama," ujar dia.
     
    Untuk dua proyek tersebut, bakal ada kolaborasi antara Pemprov Jabar dengan Pemkot Depok. Ridwan Kamil mengatakan bentuknya adalah pendanaan bersama. "Jadi kita bagi bagi sebagian pembebasan dari Depok, kontruksinya dari saya."

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.