Cerita Polisi Bandara Soekarno-Hatta Temukan Gadis yang Hilang

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penumpang di bandara. AP/Dita Alangkara

    Ilustrasi penumpang di bandara. AP/Dita Alangkara

    TEMPO.CO, Tangerang - Tim Garuda Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bandara Soekarno-Hatta akhirnya menemukan Cut Nasywa Nathania, 22 tahun. Polisi mencarinya setelah menerima pengaduan dari orang tua Cut asal Bangka Belitung bahwa putrinya hilang di Jakarta Barat beberapa hari lalu.

    "Yang bersangkutan kami temukan telah hidup bersama dengan seorang pria," ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bandara Soekarno-Hatta, Ajun Komisaris Alexander Yurikho, Kamis malam 25 Juli 2019.

    Saat ditemukan, Cut telah hidup bersama dengan Rahmat Fadli (21 tahun) di sebuah rumah kontrakan di Kalideres, Jakarta Barat. "Lelaki itu diakui sebagai suami siri," kata Yurikho.

    Cut Nasywa dilaporkan ibunya Waznah 42 tahun telah hilang ke Polres Pangkal Pinang, Polda Bangka Belitung, pada 14 Juli lalu. Dia meninggalkan rumahnya di Jalan Bathin Iso RT 07 RW 02 Kelurahan Pintu Air, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung pada 13 Juli. 

    Menurut Yurikho, keluarga Cut lalu datang ke Polresta Bandara Soekarno Hatta berbekal surat hilang dari Polres Pangkal Pinang pada Senin 22 Juli lalu. Keluarga juga telah menyebarluaskan nama dan identitas orang hilang melalui media sosial.

    Setelah mendapatkan laporan tersebut, Tim Garuda Satreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, melakukan penelusuran melalui pemesanan tiket pesawat. "Kami mendapatkan informasi jika orang hilang itu berada
    di daerah Peta Barat, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat," kata Yurikho.

    Yang mengejutkan, kata Yurikho, orang hilang itu ternyata telah hidup bersama di rumah kontrakan bersama seorang laki laki yang diaku sebagai suami siri. Belakangan diketahui jika Cut Nasywa berhubungan dengan Rahmat Fadli melalui perantara media sosial sejak 2017.

    Selanjutnya, berdasarkan kesepakatan para pihak, kata Yurikho, akhirnya Cut Nasywa dan Rahmat Fadli bersedia bersama keluarga untuk terbang kembali ke Pangkal Pinang. "Menyelesaikan masalah secara kekeluargaan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.