Ini Alasan Anies Baswedan Gelar Upacara HUT RI di Pulau Reklamasi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang dengan Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu (tengah) saat peletakan batu pertama jalur

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang dengan Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu (tengah) saat peletakan batu pertama jalur "Jalan sehat dan sepeda santai" (Jalasena) di Pantai Kita dan Pantai Maju, PIK, Jakarta, Ahad, 23 Desember 2018. Pemprov DKI Jakarta berharap nantinya Pantai Maju menjadi pantai publik yang dapat diakses publik seluas-luasnya dan dinikmati warga secara gratis. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan alasan pelaksanaan upacara HUT RI ke-74 di pulau reklamasi adalah sebagai simbol bahwa pulau buatan tersebut milik umum dan terbuka.

    "Kita laksanakan upacara disana sebagai simbol tanah air kita di hasil tanah yang dahulunya dikuasai swasta," kata Anies saat ditemui di DPRD DKI Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019.

    Anies mengatakan pulau reklamasi selama ini tertutup untuk umum, bahkan dijaga ketat. Ia pun ingin pelaksanaan upacara di sana menjadi momentum pulau reklamasi terbuka untuk umum.

    Selain itu, Anies mengatakan pelaksanaan upacara di pulau reklamasi menyimbolkan bahwa pulau tersebut milik negara dengan berkibarnya bendera merah putih.

    Berkaitan dengan pelaksanaan upacara HUT RI ke-74 itu, Anies telah mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 71 Tahun 2019 tentang pelaksanaan upacara di Pulau Reklamasi. Upacara akan dilangsungkan pada Sabtu, 17 Agustus 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.