Tahun Baru Islam, DKI Gelar Jakarta Muharam Festival

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak mengikuti pawai obor saat malam takbiran di Muara Dua, Lhokseumawe, Aceh, Sabtu malam, 10 Agustus 2019. Anak-anak tampak antusias mengikuti pawai obor untuk menyambut Idul Adha 1440 Hijriah. ANTARA

    Anak-anak mengikuti pawai obor saat malam takbiran di Muara Dua, Lhokseumawe, Aceh, Sabtu malam, 10 Agustus 2019. Anak-anak tampak antusias mengikuti pawai obor untuk menyambut Idul Adha 1440 Hijriah. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menggelar Jakarta Muharam Festival di kawasan Bundaran Hotel Indonesia pada Sabtu malam, 31 Agustus 2019. Festival dalam rangka tahun baru Islam itu bakal dimulai sejak pukul 17.00 sampai menjelang tengah malam.

    Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah kegiatan untuk memeriahkan pergantian tahun baru Islam 1 Muharam 1441 Hijriah. Kegiatan yang akan diselenggarakan di antaranya pawai obor, tarian, lagu religi dan salawat nabi.

    "Kami juga mendatangkan artis-artis nasional dan ada juga tausiyah serta doa bersama yang dilakukan dalam momen tahun baru tersebut," kata Saefullah di Balai Kota DKI, Kamis, 29 Agustus 2019.

    Selain itu, di dalam festival ini pemerintah menggelar Halal Kuliner Festival. Lokasi Halal Kuliner Festival tersebar di dua titik, yakni jalan Kebon Kacang dan Imam Bonjol. "Jadi kalau di sisi Thamrin, ada di sisi kanan dan kiri dari bundaran HI-Monas."

    Pemerintah DKI, kata Saefullah, telah mengundang sejumlah duta besar negara tetangga dan yang memiliki status sister city dengan Jakarta.

    Jakarta Muharam Festival menyediakan tiga panggung hiburan yang tersebar di kawasan Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin. Tiga panggung tersebut bakal ada hiburan dari grup band lokal mulai dari Potret, Wali, Kotak Kusplus Junior dan solois dari Pasha Ungu hingga penyanyi religi Opick.

    "Ustad Maulana dan Syamsuddin Noor juga dipastikan akan hadir. Acara juga dipandu oleh host Irfan Hakim, Fadli Fadlan, Arie Untung dan Fernita Arie," kata Saefullah.

    Pemerintah akan memberi jeda acara ini sebanyak dua kali untuk memberi kesempatan masyarakat untuk salat Magrib dan Isya. Bagi warga yang datang diimbau membawa alas salat sendiri. "Kami hanya menyediakan air wudu di sekitar lokasi acara."

    Adapun untuk kegiatan pawai obor Jakarta Muharam Festival itu bakal diikuti oleh sekitar 2.600 orang. Obor yang disediakan, kata Saefullah, bukan yang terbuat dari bambu, melainkan obor elektrik. Pawai akan dimulai pukul 19.00 dengan titik awal Pintu Monumen Nasional di M.H. Thamrin, hingga Bundaran HI. "Masing-masing wilayah nanti mengirim 500 orang. Kepulauan Seribu hanya 100 orang," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.