DKI Mau Bangun Jembatan antara Luar Batang dan Kampung Akuarium

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga usai beribadah di Masjid Luar Batang, Jakarta, 22 April 2016. Pemprov DKI menegaskan tidak akan menggusur masjid bersejarah ini, melainkan akan merevitalisasi kawasan ini menjadi daerah wisata ziarah. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Sejumlah warga usai beribadah di Masjid Luar Batang, Jakarta, 22 April 2016. Pemprov DKI menegaskan tidak akan menggusur masjid bersejarah ini, melainkan akan merevitalisasi kawasan ini menjadi daerah wisata ziarah. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Jakarta Utara Sigit Widjatmoko mengatakan pihaknya sedang merencanakan pembangunan jembatan penghubung antara Kampung Luar Batang dan Kampung Akuarium, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan.

    “Pembangunan jembatan itu juga termasuk dalam program penataan pesisir Jakarta Utara,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 6 September 2019.

    Menurut Sigit, pembangunan jembatan itu bukan hanya untuk penataan, tapi juga upaya mendukung wisata religi Kampung Luar Batang. Lokasi tersebut kerap disambangi peziarah yang berasal dar luar kota, bahkan mancanegara.

    Sigit pun merencanakan pembangunan lahan parkir bagi kendaraan peziarah sehingga tidak memarkirkan kendaraan di sepanjang bahu Jalan Gedong Panjang. Lokasi parkir tersebut rencananya akan disiapkan di kawasan Kampung Akuarium.

    “Tadi kami diskusi melihat kunjungan ke Kampung Akuarium ada lahan kosong yang bisa digunakan untuk tempat parkir menuju ke Kampung Luar Batang. Hanya butuh dengan satu tambahan akses jembatan dan jalan di belakang. Itu yang kan kita rencanakan dan bisa dibangun serta dimanfaatkan sesegera mungkin,” kata Sigit.

    Dengan dibangunnya jembatan penghubung itu, kata Sigit, maka akan sekaligus mengurangi resiko masyarakat atau peziarah Luar Batang jatuh ke kali saat menyebrang antara dua kampung tersebut. Lahan parkir yang disediakan nanti juga bisa menjadi potensi ekonomi bagi warga sekitar. “Area parkir bus bisa dialihkan ke kawasan Kampung Akuarium, yang tentunya akan berdampak bagus bagi warga karena akan lahir potensi ekonomi nantinya,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.