Pilkada Depok 2020, PDIP Ingin Head To Head Lawan PKS

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara memperlambat laju kendaraannya saat melintasi genangan banjir di kawasan Margonda, Depok, Jawa Barat, Selasa, 12 Juni 2018. ANTARA

    Pengendara memperlambat laju kendaraannya saat melintasi genangan banjir di kawasan Margonda, Depok, Jawa Barat, Selasa, 12 Juni 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Depok – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Depok yakin bakal menjadi poros dalam Pilkada Depok 2020.

    Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono berharap dalam Pilkada Depok 2020 hanya ada dua pasangan calon. Artinya, calon dari PDIP head to head dengan pasangan calon lain.

    “Kami ingin buat ini (Pilkada 2020) bertarung secara head to head,” ucap Ono saat menghadiri konsolidasi DPC PDIP Kota Depok pada Senin, 9 September 2019.

    Ono mengungkapkan, PDIP ingin menghilangkan dominasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah 15 tahun berturut-turut memimpin Kota Depok. PDIP ingin memperbaiki keadaan dengan cara memimpin Depok. “Masyarakat perlu dihadirkan sosok yang baru untuk memimpin Depok."

    Menanggapi itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah PKS Kota Depok Hafid Nasir mengatakan komentar PDIP adalah dinamika sebelum pelaksanaan Pilkada Depok 2020. PKS Kota Depok bakal menjalin komunikasi dengan berbagai parpol, termasuk PDIP dan Partai Gerindra.

    DPD PKS Kota Depok telah mengeluarkan lima nama yang akan dipilih menjadi calon dalam Pilkada 2020 Kota Depok, yakni Hafid Nasir, Imam Budi Hartono, Farida Rachmayanti, Supariyono, dan Amri Yusra

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.