Masyarakat Melayat BJ Habibie: Beliau Sangat Baik dan Dermawan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintas di depan karangan bunga duka cita meninggalnya Presiden RI ke-3 BJ Habibie di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta, Kamis, 12 September 2019. Salah satu faktor meninggalnya BJ Habibie adalah jantungnya yang sudah melemah. TEMPO/Muhammad HIdayat

    Warga melintas di depan karangan bunga duka cita meninggalnya Presiden RI ke-3 BJ Habibie di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta, Kamis, 12 September 2019. Salah satu faktor meninggalnya BJ Habibie adalah jantungnya yang sudah melemah. TEMPO/Muhammad HIdayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Bukan hanya tokoh politik dan pejabat yang datang untuk melayat ke rumah duka BJ Habibie di Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan. Sejumlah masyarakat umum yang datang pun memiliki kesan tersendiri terhadap sosok presiden RI ketiga itu.

    Salah satunya adalah Asyari, 41 tahun, warga asal Bojong, Bogor. Ia mengaku rela datang dari kediamannya ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir bagi mendiang Habibie. "Keluarga besar saya ajak semua untuk melayat ke sini. Kami ramai-ramai datang berangkat dari pagi, untuk menghormati beliau," kata dia, Kamis, 12 September 2019.

    Asyari mengatakan dirinya pernah bekerja dengan keluarga Habibie. Menurut dia, Habibie adalah orang yang sangat baik dan dermawan. "Dulu saya pernah ikut bekerja dengan keluarga beliau, ya kerja jadi apa saja. Beliau sudah tidak terhitung kebaikannya. Beliau sering membagikan makanan buat orang-orang (masyarakat)," kata dia.

    Ia pun mengenang bagaimana Habibie kerap berbagi makanan kepada warga sekitar setiap bulan puasa. "Kalau bulan puasa, makanan itu dibagikan ke mana-mana, bagi saya dan keluarga tidak ada kata lain, beliau adalah orang yang sangat baik," ujar Asyari.

    Senada dengan Asyari, Nur (40) warga asal Gorontalo yang menetap di Jakarta menilai Habibie adalah sosok yang baik. Ia mengaku sengaja hadir ke rumah duka untuk dapat melihat suasana di rumah duka mendiang Habibie.

    "Pak Habibie itu orang yang humble, baik sekali. Cara beliau ngomong, tutur katanya lembut banget. Kita tenang kalau sudah melihat beliau bicara di televisi memberikan pandangan-pandangan soal negara ini," ujar Nur.

    Nur yang datang bersama rekan-rekannya mengaku akan ikut ke Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk menyaksikan pemakaman Habibie. "Insya Allah nanti saya ikut ke sana, tapi nggak tahu bisa melihat dari dekat atau enggak," kata dia.

    Sementara itu, warga lainnya, Halim (45), memandang Habibie sebagai tokoh kebanggaan bangsa. Menurut dia, pemikiran-pemikiran Habibie akan abadi mengawal perjalanan bangsa Indonesia ke depan. "Beliau sudah meninggalkan kita semua. Namun pemikiran-pemikiran beliau abadi dan menjadi panduan kita dalam perjalanan bangsa ke depan," ujarnya.

    Sejak Kamis pagi, pelayat terus mendatangi rumah duka. Jenazah BJ Habibie akan dimakamkan siang ini di TMP Kalibata.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.