DPRD Jabar Ancam Stop Proyek Revitalisasi Kalimalang di Bekasi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas kerja saat merevitalisasi Kalimalang Bekasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 25 September 2019. Revitalisasi Kalimalang dibagi dalam 4 zona, yakni zona selebrasi, edukasi, ekologi, dan komersial. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Aktivitas kerja saat merevitalisasi Kalimalang Bekasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 25 September 2019. Revitalisasi Kalimalang dibagi dalam 4 zona, yakni zona selebrasi, edukasi, ekologi, dan komersial. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bandung - DPRD Provinsi Jawa Barat menimbang untuk menolak usulan anggaran kelanjutan proyek revitalisasi Kalimalang di Kota Bekasi dan Situ Rawa Kalong di Kota Depok. Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hanono, mengungkapnya saat dihubungi Kamis, 7 November 2019.

    Menurut Imam, ada sejumlah alasan yang membuat Komisi IV meragukan dua proyek revitalisasi yang digagas Gubernur Ridwan Kamil tersebut. Di antaranya, adanya kepentingan lain yang lebih mendesak yaitu daerah irigasi di Jawa Barat banyak yang rusak.

    "Itu lebih urgent karena di musim kemarau kemarin banyak sawah kekeringan akibat tidak bisa mengalirkan air dari sumber air ke persawahan," kata dia. 

    Alasan lain adalah revitalisasi Kalimalang terganjal banyak kendala sejak perencanaan proyek. Dia merinci ganjalan yagn dimaksudnya itu mulai dari dokumen DED yang diperoleh dari hibah CSR, perizinan, lokasi bersinggungan dengan proyek jalan tol Becakayu, hingga pengerjaan proyek yang hanya sebagian dan baru terlaksana menjelang akhir tahun. 

    “Salah perencanaan. Memaksakan kebijakan,” kata Imam menunjuk kepada proyek dengan pagu Rp32,15 miliar itu.

    Desain Revitalisasi dan Penataan Sempadan Saluran Kalimalang, Kota Bekasi.

    Proyek revitalisasi Situ Rawa Kalong dengan anggaran menembus Rp81 miliar juga jadi sorotan Dewan. Menurut Imam, situ itu cukup sebagai konservasi air, tak perlu jadi tempat wisata dengan alasan aksesibilitas yang dianggap tidak jelas. 

    Imam mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengirim usulan anggaran untuk melanjutkan proyek revitalisasi Kalimalang dan Situ Rawa Kalong tahun 2020 dengan anggaran keduanya menembus Rp 120 miliar. Persetujuan dana yang relatif besar itu dikhawatirkan tidak terserap lagi tahun depan, selain menilai masih ada pekerjaan prioritas yang seharusnya bisa tuntas tahun depan. 

    Kepala Dinas Sumber Daya Air Jawa Barat Linda Al Amin mengatakan, pengerjaan proyek revitalisasi Kalimalang saat ini baru menembus 12 persen. “Bobot rendah karena sebagian besar dilakukan persiapan dan pondasi," kata dia.

    Soal akses Rawa Kalong, Linda menjawab, akan jadi masukan kelanjutan proyek tersebut. Yang jelas, Linda mengatakan, proyek revitalisasi Kalimalang dan Situ Rawa Kalong merupakan kegiatan strategis dan prioritas pemerintah Jawa Barat. Demikian juga perbaikan irigasi. “Rehabilitasi jaringan irigasi juga merupakan kegiatan strategis dan prioritas yang harus kami lakukan,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?