Viral Pengguna GrabWheels Tewas Tertabrak Mobil di Sudirman

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridzki Kramadibrata (President Director Grab Indonesia) saat melakukan uji coba Grabwheels di The Breeze BSD, Kamis 9 Mei 2019. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Ridzki Kramadibrata (President Director Grab Indonesia) saat melakukan uji coba Grabwheels di The Breeze BSD, Kamis 9 Mei 2019. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Jakarta - Media sosial Twitter tengah dihebohkan dengan kabar tertabraknya pengendara otopet elektrik GrabWheels di sekitar kawasan FX Sudirman, Jakarta Pusat oleh sebuah mobil. Insiden yang dikabarkan terjadi pada 10 November lalu itu menyebabkan dua orang tewas dan satu lainnya luka-luka.

    "Adek gue tanggal 10 (November) dini hari baru aja kecelakaan sama teman-temannya pas lagi naik Grab Wheels dekat Fx. Temannya meninggal 2, satu luka-luka, ditabrak mobil dari belakang," cuit akun renisadono, @renimerdk, pada Selasa, 12 November 2019.

    Reni tak menjelaskan secara detail kronologi kejadian tersebut. Ia hanya mengatakan adiknya menjadi salah satu korban luka dan mengalami trauma psikologis. Soal penyebab tabrakan, Reni mengatakan pengendara mobil diketahui sedang dalam kondisi mabuk. "FYI, yang nabrak cowo dan lagi mabok! Kan bangsat. Mending kalau mabok ga usah sok-sokan nyetir mobil, deh. Bahaya buat orang juga," cuitnya.

    Cerita Reni soal adiknya yang menjadi korban tabrakan itu telah diretweet lebih dari 6.500 kali di Twitter. Banyak warganet yang menyatakan keprihatinan atas kasus yang menimpa adik Reni itu.

    Tempo berusaha mengonfirmasi kronologi lengkap ini ke Reni namun belum mendapat balasan. Selain itu, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian ihwal insiden mobil menabrak GrabWheels di Sudirman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?