Beda dari Rizal Ramli, Pengusaha Ini Yakin Ahok Sukses di BUMN

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok saat tiba di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. Ahok diundang untuk menghadiri acara pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok saat tiba di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. Ahok diundang untuk menghadiri acara pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Marina Ratna Dwi Kusumajati sangat antusias ketika bicara tentang pos baru untuk mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Marina adalah pengusaha daging impor yang pernah diminta Ahok menakhodai satu BUMD di DKI, Dharma Jaya.

    “Komentar saya, (Ahok) pasti akan sukses. Pasti," katanya lewat sambungan telepon, Kamis siang 21 November 2019.

    Alasan Ratna optimistis Ahok akan sukses jika ditempatkan di BUMN karena menilai mantan Bupati Belitung Timur tersebut adalah orang yang pintar, pekerja keras, disiplin, serta berintegritas tinggi. Marina percaya itu berdasarkan pengalamannya bekerja untuk Pemprov DKI 2014-2018, saat Jakarta dipimpin Ahok.

    “Ketika dia belum mengerti, dia mendengarkan orang yang lebih ahli bicara dulu dan dia bisa langsung mengerti," kata Direktur Utama Bumi Proteina Digdaya dan Agro Tiga Berkat itu. Perempuan yang sukses membawa Dharma Jaya selamat dari ancaman karam dan beralih berperan penting menjaga stabilitas harga daging di ibu kota itu menambahkan, "Integritasnya luar biasa. Pekerja keras. Sangat disiplin. Kan kesuksesan dari pemimpinkan hanya itu.”

    Gambar tangkapan layar unggahan digital imaging artist, Agan Harahap, di Instagram yang berisi foto suntingan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memakai seragam Pertamina.

    Penilaian itu bertolak belakang dari yang disampaikan mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli tentang Ahok. Rizal dan Ahok sebelumnya telah berseberangan tentang kebijakan pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Rizal Ramli belakangan juga menempatkan diri berseberangan dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

    Dia mengilustrasikan langkah Jokowi kali ini menggandeng Ahok sebagai bos BUMN pun sebagai, 'mencari masalah'. Selain pernah dipidana untuk tuduhan penistaan agama, Ahok dinilainya tak punya pengalaman korporasi.
    "Walau Presiden Jokowi ingin ada yang menjadi pejabat BUMN, masih banyak eksekutif dari kalangan Tionghoa yang lebih baik. Bukan kelas Glodok," kata Rizal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.