MRT Jakarta Targetkan Jumlah Penumpang 24 Juta Hingga Tutup Tahun

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean mengular terlihat di pintu keluar stasiun MRT Lebak Bulus arah ke Jalan Cipete Raya pada Rabu, 17 April 2019. Tempo/Adam Prireza

    Antrean mengular terlihat di pintu keluar stasiun MRT Lebak Bulus arah ke Jalan Cipete Raya pada Rabu, 17 April 2019. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta -PT Mass Rapid Transit alias MRT Jakarta menargetkan jumlah penumpang Ratangga bisa tembus mencapai 23-24 juta hingga tutup tahun 2019.

    Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan jumlah penumpang per Kamis, 19 Desember telah menyentuh 22,3 juta orang.

    "Jumlah tersebut sebenarnya sudah melebihi dari target yang kami tetapkan sebelumnya," kata William di kantornya, Kamis kemarin.

    Ia mengatakan MRT Jakarta telah beroperasi selama sembilan bulan. Awalnya, Ratangga ditargetkan mampu mengangkut 65 ribu orang per hari. Namun, sekarang rata-rata penumpang per hari telah mencapai 88 ribu orang.

    Bahkan, jumlah penumpang MRT juga terus melonjak per bulannya. Selama Desember ini, kata dia, jumlah penumpang mencapai 94.784 orang per hari. Jumlah penumpang tersebut lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 89.327 orang per hari.

    "Kenaikan jumlah penumpang bulan ini karena kami telah mengeluarkan Kartu Multi Trip dan faktor musim hujan," ujarnya. "Musim hujan membawa berkah bagi kami."

    Tahun depan, kata dia, MRT menargetkan jumlah penumpang bisa tembus lebih dari 100 ribu orang per hari. MRT, kata dia, bakal melakukan pelayanan terbaik agar orang mau beralih dari kendaraan pribadi menggunakannya transportasi massal seperti MRT.

    "Agar orang mau pindah menggunakan MRT Jakarta kami bangun banyak park and ride. Yang terbaru kami bekerja dengan Gelora Bung Karno untuk memanfaatkan parkir timurnya sebagai park and ride.," demikian William.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.