Tahun Baru, Wali Kota Depok Minta Warga Tak Foya-foya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pergantian malam tahun baru di Bundaran HI, Jakarta, Selasa, 1 Januari 2018. Bundaran HI merupakan salah satu titik favorit untuk menikmati malam pergantian tahun di Jakarta. ANTARA

    Suasana pergantian malam tahun baru di Bundaran HI, Jakarta, Selasa, 1 Januari 2018. Bundaran HI merupakan salah satu titik favorit untuk menikmati malam pergantian tahun di Jakarta. ANTARA

    TEMPO.CO, Depok – Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta warganya tidak terlalu berlebihan dalam merayakan malam Tahun Baru 2020.

    "Pesan saya jangan sampai foya-foya berlebihan, berlebihan ini sesuatu diharamkan oleh negara kita seperti minuman beralkohol jangan lagi mabok-mabokan di tahun baru ya, hilangkan saja udah tinggalkan,” kata Idris saat peresmian jembatan Dipo, Selasa, 31 Desember 2019.

    Idris mengatakan, jika masyarakat tetap ingin merayakan tahun baru dengan menghabiskan uang dan berfoya-foya, ia meminta agar kembali berpikir bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan atau bantuan seperti di Uighur, Palestina dan Somalia.

    “Negara kita ini sedang dalam keprihatinan, saudara-saudara kita di Uighur, Palestina, Somalia, lebih baik duitnya kasih ke saya sebagai dana sosial nanti saya setor untuk membantu saudara kita,” kata Idris.

    Terakhir, Idris menyampaikan selamat tahun baru bagi masyarakat yang merayakan. “Selamat tahun baru bagi semua yang merayakan,” kata dia.

    Perayaan Tahun Baru di Depok akan digelar di sembilan lokasi, diantaranya Jalan Margonda Raya, Fly Over Arif Rahman Hakim, Boulevard Grand Depok City, Jalan Bojongsari, Main Hall Grand Depok City, Lobby Utama D'Mall, Terminal Depok, Ramayana Plaza dan Lapangan Serap RRI Sukmajaya. "Bentuk kegiatannya pesta kembang api, dan live musik," kata Kepala Subag Humas Polres Depok Ajun Komisaris Firdaus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.