Banjir Jakarta, Sejumlah Perjalanan Kereta Api Terganggu

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang berjalan keluar stasiun usai menaiki Kereta Commuter line (KRL) di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, (19/1). Stasiun Tanah Abang terendam banjir akibat dari curah hujan yang tinggi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Penumpang berjalan keluar stasiun usai menaiki Kereta Commuter line (KRL) di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, (19/1). Stasiun Tanah Abang terendam banjir akibat dari curah hujan yang tinggi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 terganggu akibat lintasan yang terendam banjir. Kepala Humas PT KAI Daop 1 Eva Chairunisa mengatakan beberapa titik rel kereta api terendam air setinggi 4-8 sentimeter.

    "Kami terus melakukan pemantauan kondisi di lintas untuk dapat memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api," ucap Eva lewat keterangan tertulisnya, Rabu, 1 Januari 2020.

    Berikut adalah titik rel kereta yang terendam banjir berdasarkan data yang diberikan Eva:

    1. KM 9+700, lintasan antara Rawa Buaya-Batu Ceper ketinggian air mencapai 8 cm di atas rel. Kondisi itu berdampak pada perjalanan Kereta Api Bandara dan Kereta Rel Listrik rute Tangerang-Duri. Hingga pukul 07.50 WIB, lintasan itu belum dapat dilalui Kereta Api. Sejumlah perjalanan KRL dan Kereta Api Bandara dibatalkan.

    2.KM 28+7, lintasan antara Bekasi-Tambun dan berdampak pada keterlambatan kedatangan perjalanan kereta api jarak jauh dan KRL lantaran harus mengurangi kecepatan saat melalui lokasi.

    3. KM 2+7 terdapat genangan air di lintasan rel Manggarai-Tanah Abang. Lintasan tersebut masih dapat dilalui, namun, kecepatan perjalanan kereta api dibatasi saat melintasi lokasi.

    4. Jalur 5 dan 6 Stasiun Tanah Abang terdampak luapan air dari kali Ciliwung dengan ketinggian air hingga 50 cm di atas rel. Perjalanan kereta api dari Stasiun Tanah Abang menuju Serpong/Parung Panjang/Maja dan Rangkasbitung tidak dapat dilakukan.

    5. KM 17+4 lintasan antara Pondok Ranji-Kebayoran. Ketinggian air mencapai 20 cm di atas rel dan berdampak pada perjalanan KRL. Lintasan tersebut belum dapat dilalui sehingga perjalanan KRL dari Parung Panjang/Serpong/Maja/Rangkasbitung hanya dapat dioperasikan sampai dengan Pondok Ranji. Perjalanan kereta api dari arah Stasiun Tanah Abang belum dapat dilakukan.

    Eva mengatakan, akibat banjir, pihaknya melakukan beberapa langkah seperti perubahan pola operasi dan pembatalan perjalanan. Menurut Eva, keberangkatan kereta api jarak jauh baik dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir tak mengalami gangguan.

    Meski begitu, lanjut dia, PT KAI Daop 1 mengimbau agar penumpang kereta api jarak jauh dapat mengatur keberangkatan lebih awal menuju stasiun agar tak tertinggal kereta. "Mengingat sejumlah ruas jalan raya juga terdapat titik banjir," ucap Eva.

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.