Besok Novel Baswedan Diperiksa di Polda Metro Jaya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaku penyiraman air keras Penyidik KPK Novel Baswedan dibawa petugas untuk dipindahkan ke Bareskrim Mabes Polri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu, 28 Desember 2019. Polri mengumumkan penangkapan RM dan RB, sekaligus menetapkan keduanya sebagai tersangka. ANTARA

    Pelaku penyiraman air keras Penyidik KPK Novel Baswedan dibawa petugas untuk dipindahkan ke Bareskrim Mabes Polri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu, 28 Desember 2019. Polri mengumumkan penangkapan RM dan RB, sekaligus menetapkan keduanya sebagai tersangka. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akan menjalani pemeriksaan terkait kasus penyerangan air keras terhadapnya di Kepolisian Daerah Metro Jaya esok hari, Senin, 6 Januari 2020.

    "Benar jam 10. Pemeriksaan sebagai korban," ujar Anggota tim advokasi Novel Baswedan, M. Isnur kepada Tempo, Ahad petang, 5 Januari 2020.

    Polda Metro Jaya telah menetapkan dua orang anggota polisi dari Korps Brimob sebagai tersangka penyerangan Novel Baswedan yakni RM dan RB. Mereka disangkakan pasal menganiaya seseorang hingga mengakibatkan luka berat sesuai Pasal 170 ayat 2 dan atau Pasal 351 ayat 2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

    Dalam penelusuran Tempo,  RB diduga memiliki nama lengkap Ronny Bugis. Ia merupakan anggota Brimob berpangkat Brigadir Kepala. Dalam kasus ini, Ronny yang ditengarai merupakan anggota Pasukan Pelopor Brimob bertugas mengantarkan RM ke rumah Novel.

    Sementara RM diduga memiliki nama lengkap Rahmat Kadir Mahulette. Dalam perkara ini, Rahmat ditengarai merupakan pelaku penyiraman air keras kepada Novel pada 11 April 2017. Saat itu, Novel sedang jalan kaki sepulang dari Masjid yang ada di dekat rumahnya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.