2 Ambulans Jemput Korban Kecelakaan Maut di Subang

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tabrakan mobil. pixabay.com

    Ilustrasi tabrakan mobil. pixabay.com

    TEMPO.CO, Depok – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok malam ini menjemput korban kecelakaan maut yang terjadi di wilayah Nagrok, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang Jawa Barat.

    Komandan Pleton Operasional Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Merdy Setiawan mengatakan, pihaknya mengirimkan satu buah ambulans beserta anggotanya untuk menjemput para korban.

    “Ada dua ambulans yang sudah diberangkatkan dari Damkar dan PMI ke lokasi kejadian,” kata Merdy dikonfirmasi Tempo, Sabtu 18 Januari 2020 malam.

    Merdy mengatakan, pihaknya akan langsung membawa delapan korban meninggal dunia akibat kecelakaan itu.

    “Untuk sementara korban meninggal dulu yang dibawa, sembari menunggu arahan selanjutnya,” kata Merdy.

    Diketahui, kecelakaan tunggal terjadi di jalan umum jurusan Bandung-Subang, tepatnya di Kampung Nagrok, Desa Palasari, Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Sabtu 18 Januari 2020 sekitar pukul 17.15.

    Sebuah bus pariwisata PO Purnama Sari Nopol E-7508-W berpenumpang 58 orang terguling saat melintas dari arah Bandung menuju Subang. Akibatnya, delapan orang meninggal dunia, 10 orang luka berat, dan 20 orang luka ringan.

    Semua korban itu merupakan rombongan kader Posyandu Kota Depok yang sedang berwisata ke Gunung Tangkuban Perahu.

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.